Share

Tiga Warga Singapura Didakwa Atas Kasus Penyuapan Staf Kedutaan Indonesia

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 21 November 2018 16:54 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 21 18 1980755 tiga-warga-singapura-didakwa-atas-kasus-penyuapan-staf-kedutaan-indonesia-vkkyt5JyTF.jpg Ilustrasi.

SINGAPURA – Tiga warga Singapura disidangkan pada Rabu atas dugaan keterlibatan mereka dalam kasus penyuapan terkait seorang petugas Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Negeri Singa. Kasus tersebut melibatkan dana yang nilainya melebihi USD92.000 atau sekira Rp1,3 miliar.

Penerjemah lepas Abdul Aziz Mohamed Hanib, 63 tahun didakwa dengan 19 tuduhan korupsi sementara agen asuransi James Yeo Siew Liang, 47 tahun, menghadapi 18 dakwaan atas pelanggaran serupa. Menurut pencarian menggunakan daring di laman Asosiasi Asuransi Umum SIngapura, Yeo adalah agen dari Asuransi AIG Asia Pacific dan Asuransi Liberty.

Tersangka ketiga adalah Benjamin Chow Tuck Keong, 55 tahun, seorang direktur pengembangan dari sebuah perusahaan yang berurusan dengan produk organik. Dia menghadapi satu tuduhan bersekongkol dengan Abdul Aziz untuk melakukan korupsi.

Diwartakan Straits Times, Rabu (21/11/2018), ketiganya dituduh melakukan tindak pidana mereka antara akhir tahun lalu dan tahun ini. Pejabat Kedutaan Indonesia yang diduga terlibat dalam kasus ini diidentifikasi sebagai Agus Ramdhany Machjumi , seorang staf administrasi dan teknis.

Dalam pernyataannya, Biro Investigasi Praktik Korupsi (CPIB) mengatakan Kedutaan Besar Indonesia tidak terlibat dalam pelanggaran korupsi ini.

"Saat ini tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Asuransi AIG Asia Pacific dan Asuransi Liberty terlibat dalam pelanggaran korupsi. Tidak ada tuntutan yang saat ini sedang ditenderkan terhadap mereka," tambah CPIB dalam pernyataan tersebut.

Ketiga warga Singapura itu tidak diwakilkan di pengadilan pada Rabu. Abdul Aziz dan Yeo masing-masing menawarkan jaminan sebesar USD 50.000, sementara jaminan untuk Chow ditetapkan sebesar USD10.000.

Mereka akan kembali ke pengadilan pada 17 Desember.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini