nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kondisi "Atan", Harimau yang Terperangkap di Ruko Mulai Membaik

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Rabu 21 November 2018 13:47 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 21 340 1980625 kondisi-atan-harimau-yang-terperangkap-di-ruko-mulai-membaik-WYUMs3DT65.jpg Atan, terjebak di ruko kawasan Desa Teluk Nibung, Riau. Foto: Okezone/BKSDA Riau

PEKANBARU Harimau yang terperangkap di dalam ruko di Desa Teluk Nibung, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Inhil, Riau, keadaan mulai membaik.

Luka yang berada di kaki depan dan belakang satwa yang dilindungi itu mulai mengering.

"Secara keseluruhan kondisi harimaunya sudah membaik," kata Drh Dhita kepada Okezone, Rabu (21/11/2018).

Harimau yang diberi nama Atan itu dititipkan oleh pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BBKDSA) Riau di pusat rehabilitasi di Damashraya, Provinsi Sumatera Barat. Harimau jantan dewasa itu kini dirawat oleh tiga dokter hewan.

Dhita menegaskan, bahwa Atan saat ini sedang menjalani proses karantina selama 14 hari. Atan ditempatkan di kadang yang cukup luas.

Si raja hutan yang dievakuasi dari Pulau Burung, lanjut Dhita juga lahap makan dan minum. Kolam yang di areal kandang juga sudah dipakai Atan untuk mandi.

"Kemarin Atan sudah makan babi dan mandi," imbuh dia.

Foto: Okezone/BKSDA Riau 

Di Pusat Rehabilitas Harimau Sumatera Damashraya, milik Yayasan Ashari, Atan ditempatkan bersama dua harimau, termasuk Bonita, harimau yang memangsa dua manusia yang juga berasal dari Inhil.

Atan memasuki kawasan Desa Teluk Nibung pada 14 November 2018. Atan memasuki pasar Desa Nibung dan bersembunyi di bawah kolong ruko.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini