Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Proses Identifikasi Korban Lion Air JT 610 Dihentikan Besok

Bayu Septianto , Jurnalis-Kamis, 22 November 2018 |11:14 WIB
Proses Identifikasi Korban Lion Air JT 610 Dihentikan Besok
Konfrensi Pers Tim DVI Mabes Polri di RS Polri, Kramat Jati, Jaktim (foto: Puteranegara/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Proses identifikasi korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 direncanakan berakhir pada Jumat 23 November 2018, besok. Hingga hari ini, tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri secara total sudah berhasil mengidentifikasi 107 korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610.

"Nah besok kita akan mengumumkan bahwa kita sudah selesai melaksanakan proses identifikasi dari semua body part yang dikirimkan ke kita," ujar Kepala Pusat Kedokteran Kesehatan (Kapusdokkes) Polri Brigjen Arthur Tampi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (22/11/2018).

(Baca Juga: Boeing Siap Berbagi Informasi soal Penyebab Jatuhnya Lion JT-610) 

Isak Tangis Keluarga-Tetangga Warnai Rumah Duka Pramugari Korban Lion Air JT610

Arthur menuturkan, meski sudah selesai, tim DVI tetap akan melakukan proses identifikasi bila terdapat kiriman kantong jenazah dari tim pencarian. Arthur memastikan, sampai saat ini, tim DVI telah melakukan proses identifikasi terhadap 195 kantong jenazah yang berisi 666 bagian tubuh korban Lion Air JT 610.

"Sebagai pelaksana fungsi untuk proses identifikasi tetap kita laksanakan. tetapi yang ada, sudah semua kita laksanakan prosesnya," ucapnya.

Meski sudah selesai, Polri tak akan menghalangi keluarga korban yang masih menunggu di RS Polri. Arthur memaklumi masih ada keluarga korban yang sangat berharap anggota keluarganya teridentifikasi.

"Setiap hari masih tetap, masih ada yang datang. Keluarga masih ada yang datang. semua keluarga yang belum teridentifikasi kan tentunya harapannya sama, anggota keluarganya dapat diidentifikasi," tegasnya.

(Baca Juga: 107 Korban Lion Air Terindentifikasi, 77 Laki-Laki dan 30 Perempuan) 

Diketahui, pesawat Lion Air JT 610 tipe Boeing 737 Max 8 bernomor registrasi PK-LQP jatuh di perairan Tanjung Pakis, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada 29 Oktober setelah dilaporkan hilang kontak.

Pesawat yang terbang dari Bandara Soekarno-Hatta (Banten) menuju Bandara Depati Amir Pangkalpinang (Bangka Belitung) itu membawa 189 orang, yang terdiri atas penumpang serta pilot dan awak pesawat.

(Fiddy Anggriawan )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement