nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelaku Penembakan Petugas PPS di Sampang Ditangkap, Motifnya Masih Didalami

Syaiful Islam, Jurnalis · Jum'at 23 November 2018 02:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 23 519 1981535 pelaku-penembakan-petugas-pps-di-sampang-ditangkap-motifnya-masih-didalami-8aYxshp1IT.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

SURABAYA - Polres Sampang akhirnya berhasil menangkap pelaku penembakan terhadap Subaidi (40), warga Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Jatim. Pelaku diketahui bernama Idris (30) warga Desa Tamberu Laok, Sokobanah.

Kini tersangka dijebloskan dalam tahanan Mapolres Sampang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Polisi juga tengah memeriksa pelaku untuk mendalami motif penembakan yang dilakukan terhadap Petugas Penyelenggara Pemilu (PPS) itu.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera menjelaskan pelaku penembakan pada pria yang juga tukang gigi di Sampang berhasil ditangkap oleh polisi setempat. Setelah sebelumnya pelaku sempat kabur dari kejaran petugas.

"Pelaku sudah ditangkap polisi setempat (polres Sampang). Saat ini penyidik sedang mendalami motif dari di balik terjadinya peristiwa itu," terang Barung, Kamis (22/12/2018) malam.

(Baca Juga: Petugas PPS Korban Penembakan di Sampang Akhirnya Meninggal)

Barung menjelaskan, berdasarkan informasi dari TKP peristiwa itu berawal ketika korban dihubungi melalui telepon oleh pasien untuk pasang gigi ke Desa Sokobanah Laok pada Rabu 21 November 2018. Kemudian korban berangkat untuk datang ke rumah pasien tersebut.

 Ilustrasi

Di tengah perjalanan tepatnya di Dusun Gimbuk Desa Sokobanah Laok, Kecamatan Sokobanah korban bertemu dengan pelaku. Kemudian terjadilah penganiayaan alias ditembak. Korban terjatuh bersimbah darah dengan luka tembak pada bagian dada kiri.

"Warga yang mengetahui kejadian itu menolong korban dengan dibawa ke Puskesmas Tamberu Barat dengan pengawalan petugas Polsek Sokobanah. Kemudian dirujuk ke RSUD Pamekasan. Karena kondisinya parah, korban dirujuk ke RSU Dr Soetomo Surabaya. Korban akhirnya meninggal dunia pada Kamis dinihari tadi," tandas Barung.

(Baca Juga: Cekcok karena Utang, Oknum Polisi Tak Sengaja Tembak Perut Seorang Pria)

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini