Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Visi-Misi Prabowo-Sandi Dinilai Tidak Jelas soal Palestina

Muhamad Rizky , Jurnalis-Jum'at, 23 November 2018 |20:17 WIB
Visi-Misi Prabowo-Sandi Dinilai Tidak Jelas soal Palestina
Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily. (Foto: Heru Haryono/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily, menyayangkan pandangan Prabowo Subianto yang tidak masalah terkait keputusan Australia memindahkan ibu kota Israel ke Yerusalem. Ia menerangkan, jika Prabowo memiliki komitmen kuat memperjuangkan kemerdekaan Palestina, tidak seharusnya menyampaikan pandangan seperti itu.

Ace mengatakan, seharusnya Prabowo lebih sensitif terhadap isu Palestina yang sedang berjuang meraih kemerdekaan, termasuk soal pemindahan ibu kota Israel ke Yerusalem yang ditentang publik Indonesia.

"Bagi kami, pemindahan ibu kota Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem merupakan masalah serius. Sebagaimana kita tahu bahwa penetapan Yerusalem sebagai ibu kota Israel, bukan saja telah melukai perjuangan rakyat Palestina, tetapi juga melanggar berbagai resolusi PBB tentang keberadaan Yerusalem sebagai wilayah di bawah pengawasan PBB," jelas Ace, sebagaimana keterangan yang diterima Okezone, Jumat (23/11/2018).

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. (Foto: Heru Haryono/Okezone)

Ia melanjutkan, Presiden Joko Widodo sendiri pada 16 Oktober 2018 melakukan protes kepada Australia tentang rencana memindahkan kedutaannya di Tel Aviv ke Yerusalem. Protes disampaikan langsung Jokowi kepada Perdana Menteri Australia Scott Morrison melalui sambungan telepon.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement