Share

Jokowi: Tempe di Pasar Gintung Lampung Rp3.500, Dimakan 3 Hari Enggak Habis Itu

Faiza Ukhti Annisa, Okezone · Sabtu 24 November 2018 13:49 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 24 605 1982215 jokowi-tempe-di-pasar-gintung-lampung-rp3-500-dimakan-3-hari-enggak-habis-itu-lnGzIxC1bZ.JPG Jokowi di Lampung. (Foto: Faiza Ukhti/Okezone)

LAMPUNG - Menyikapi beredarnya isu harga bahan pokok di pasar tradisional mahal, Presiden Joko Widodo (Jokowi) blusukan ke Pasar Pasir Gintung, Lampung, Sabtu (24/11/2018). Setelah peninjauan, Jokowi menyimpulkan harga-harga bahan pokok di pasar tradisional stabil.

Calon presiden nomor urut 01 itu mengatakan, isu-isu tersebut yang harus ditangkis oleh tim kampanyenya di Pilpres 2019.

"Waktu ke pasar di Bogor, tempe yang panjang dan gede itu hanya Rp4.000. Tadi pagi, saya juga ke Pasar Gintung, tempenya lebih murah lagi, Rp3.500. Dimakan tiga hari saja enggak habis itu. Orang kalau itu (tempe) dipotong bisa jadi 15 lembar," ujar Jokowi.

Foto: Biro Pers Setpres

Demikian juga dengan harga sayur mayur. Saat mengunjungi pasar di Bogor, ia membeli satu ikat bayam Rp2.000. Namun di Pasar Gintung Bandar Lampung, harganya lebih murah yakni Rp1.000 per ikat.

(Baca juga: Blusukan ke Pasar Gintung Lampung, Jokowi Belanja Sayuran & Tempe)

Ia menilai, hanya ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, salah satunya daging ayam yang naik dari Rp28.000 menjadi Rp32.000.

"Tapi itu biasa, kadang harga naik, atau turun. Tapi secara rata-rata, (harga) stabil. Harusnya ke pasar tradisional itu kita bilang murah, murah, murah untuk promosi pasar. Ini enggak pernah ke pasar tiba-tiba bilang mahal, mahal,” kata dia.

Setelah menyelesaikan agenda blusukan dan jalan sehat di Tugu Adipura Lampung, Jokowi bertolak ke Graha Wangsa, Kota Bandar Lampung untuk mengukuhkan Tim Kampanye Daerah (TKD) Lampung.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini