nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KAI Tak Mungkin Sepihak Batalkan Pembelian Tiket Peserta Reuni 212

Hantoro, Jurnalis · Senin 26 November 2018 09:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 26 337 1982774 kai-tak-mungkin-sepihak-batalkan-pembelian-tiket-peserta-reuni-212-mmUscKkCno.jpg Ilustrasi PT KAI. (Foto: Okezone)

JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan klarifikasi terkait kabar pembatalan sepihak pemesanan rombongan peserta Reuni Alumni 212 sebanyak empat kereta dari Jawa Timur untuk ke Jakarta. Mereka menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.

"Untuk wilayah Jawa Timur, KAI memiliki Daerah Operasi 7 Madiun, Daerah Operasi 8 Surabaya, dan Daerah Operasi 9 Jember. Ketiganya sudah kami cek terkait pemesanan rombongan, dan tidak ada pembatalan pemesanan rombongan," jelas Humas PT KAI Agus Komarudin, sebagaimana keterangan yang diterima Okezone, Senin (26/11/2018).

Ia menjelaskan, untuk di Daop 7 Madiun sendiri KAI akan melayani rombongan 40 penumpang menggunakan KA Matarmaja keberangkatan 30 November dengan keberangkatan Madiun menuju Pasar Senen dan kembali pada 2 Desember 2018 menggunakan KA Brantas. Rombongan tersebut rencananya mengikuti kegiatan Reuni 212 di Jakarta.

Terkait skema pemesanan rombongan kereta itu sendiri harus dilakukan dengan jumlah minimal 20 penumpang. Rombongan tersebut juga baru dapat dilayani jika memang kuris di KA yang diinginkan masih tersedia. Apabila telah terjadi kesepakatan maka akan diterbitkan berita acara kesepakatan dan pemesan harus membayarkan DP minimal 25 persen.

"Jika sudah terbit berita acara tersebut, PT KAI tidak bisa secara sepihak membatalkan perjalanan rombongan tanpa ada persetujuan dari pembeli tiket. Pembatalan rombongan harus dilakukan oleh pemesan dengan melampirkan surat permohonan pembatalan dan DP yang telah diberikan tersebut akan hangus," terang Agus.

Dia melanjutkan, proses pembatalan tiket hanya dapat dilakukan jika sudah ada permintaan dari pembeli tiket dengan menyerahkan formulir khusus pembatalan tiket yang diisi dan ditandatangani oleh pembeli tiket yang kemudian formulir rangkap tersebut salah satunya diserahkan kepada pembeli tiket.

"Dari data-data tersebut, kami tegaskan lagi bahwa informasi terkait pembatalan pemesanan rombongan secara sepihak oleh PT KAI adalah tidak benar. PT KAI sebagai perusahaaan yang memberikan pelayanan jasa transportasi kepada masyarakat selalu berkomitmen meningkatkan layanan dengan sebaik-baiknya tanpa membeda-bedakan," tegas Agus.

(han)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini