nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bawa 1.000 Aspirasi, Lilik Jalan Kaki dari Grobogan ke Istana Temui Jokowi

Taufik Budi, Jurnalis · Selasa 27 November 2018 18:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 27 512 1983600 bawa-1-000-aspirasi-lilik-jalan-kaki-dari-grobogan-ke-istana-temui-jokowi-cFe4WQqn3R.jpeg Aksi jalan kaki pemuda Blora untuk menemui Jokowi di Istana Negara, Jakarta (Foto: Taufik Budi)

SEMARANG - Pemuda bernama Lilik Yuliantoro (29) warga Desa Ketangar, Blora, Jawa Tengah (Jateng) melakukan aksi jalan kaki menuju Istana Negara, Jakarta demi menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam aksinya itu, ia akan membawa 1.000 aspirasi masyarakat yang ditampungnya di sepanjang jalan.

“Sampai saat ini, saya sudah menumpulkan 285 aspirasi di sepanjang perjalanan dari orang-orang yang saya temui. Mereka menulis aspirasi pada kertas yang saya bawa,” kata Lilik Yuliantoro saat ditemui di Semarang, Selasa (27/11/2018).

Kendati menyebut akan membawa 1.000 aspirasi. Dirinya tak akan menolak bila aspirasi warga yang dititipkan kepadanya melebihi angka tersebut.

Adapun dari sekian aspirasi yang sudah ditampung, kata dia, ada yang menuliskan tentang keinginan guru honorer untuk diangkat PNS, tambahan modal bagi PKL, ketersediaan pupuk petani, hingga warga yang ingin nikah gratis.

“Semua aspirasi silakan ditulis, seperti seputar bantuan beras untuk rakyat miskin KIP, atau yang lain. Ini ada kasus pula di Grobogan, seorang ibu punya empat anak perempuan kecil-kecil yang ditinggal suami. Dia tidak punya biaya untuk menyekolahkan anaknya," cetus dia.

Jokowi

(Baca Juga: Aksi 67 Dinilai Cederai Nama Baik Ulama Indonesia di Mata Internasional)

Lilik mengawali perjalanannya dari Grobogan menuju Istana Negara di Jakarta. Aksi jalan kaki tersebut diperkirakan memakan waktu 28 hari hingga Jakarta. Lilik pun optimistis bisa bertemu Jokowi. 

"Saya hanya mengumpulkan aspirasi dari warga yang saya temui saat di jalan. Semoga seribu aspirasi warga bisa kami sampaikan ke Presiden. Ada teman-teman relawan Jokowi di Jakarta yang bersedia memfasilitasi pertemuan nanti," tukasnya.

Dalam aksi jalan kaki itu, Lilik membawa satu tas ransel dan bendera merah putih yang dia pasang di tongkat sepanjang 1,5 meter. Di dalam tas, dia menyimpan pakaian dan berlembar-lembar kertas putih polos yang berisi aspirasi warga.

(Baca Juga: 6.500 Polisi Amankan Aksi PA 212 di Jakarta Besok)

Aksi jalan kaki yang dilakukan Lilik bukan pertama kali. Pada 2014, dia pernah jalan kaki Blora-Semarang demi meminta keadilan untuk klub Persikaba Blora. Pada 2018, Lilik kembali melakukan aksi jalan kaki Blora-Semarang demi mendukung Ganjar Pranowo terpilih sebagai Gubernur Jawa Tengah dua periode.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini