"Ini misalkan supaya jangan telat, kan kadang-kadang kita sudah selesai karena memang kendaraannya terbatas maka kita tunggu," terangnya.
Idrus juga menyoroti kurangnya sumber daya manusia di lembaga antirasuah untuk menangani kasus-kasus yang sedang disidik. Mantan Menteri Sosial (Mensos) tersebut meminta agar pemerintah memperhatikan personil yang ada di KPK.
"Demikian pula misalnya banyaknya masalah-masalah yang ditangani KPK, personelnya memang masih kurang dan lain-lain. Saya kira ini memang perlu menjadi perhatian ke depan supaya berjalan dengan baik," ujarnya.
Sebelumnya, KPK telah menetapkan Idrus Marham sebagai tersangka. Idrus diduga bersama-sama dengan anggota Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih menerima suap proyek mulut tambang PLTU Riau-1.
(Baca Juga: KPK Dalami Proses Penunjukan PT Samantaka di PLTU Riau)