nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Starbucks Akan Blokir Konten Pornografi dari Layanan Wifi Gratisnya Mulai Tahun Depan

Indi Safitri , Jurnalis · Jum'at 30 November 2018 14:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 30 18 1984985 starbucks-akan-blokir-konten-pornografi-dari-layanan-wifi-gratisnya-mulai-tahun-depan-LBYijrYYo2.jpg Foto: Reuters.

STARBUCKS telah mengumumkan akan memblokir akses pornografi pada wifi gratis di semua outletnya di Amerika Serikat (AS) mulai tahun depan.

Waralaba kopi Amerika itu memang selalu melarang layanan wifi-nya untuk digunakan menonton konten eksplisit seperti pornografi, tetapi kali ini Starbucks akan mengambil langkah aktif dengan memblokir konten semacam itu.

Perusahaan itu telah mendapat tekanan dari organisasi non-profit dari Virginia, Enough is Enough, untuk menyaring konten pornografi di gerai-gerainya. Waralaba AS lainnya, McDonald sudah mengubah kebijakan wifinya pada 2016 setelah mendapat tekanan dari kelompok itu.

"Meskipun ini jarang terjadi, penggunaan wifi publik Starbucks untuk melihat konten ilegal atau yang tidak pantas juga tidak pernah diizinkan,” kata Starbucks dalam sebuah pernyataan yang dilansir BBC, Jumat (30/11/2018).

Starbucks mengatakan bahwa mereka telah “menemukan solusi” untuk menghentikan akses konten pornografi di semua lokasi AS pada tahun 2019, tetapi tidak menjelaskan secara khusus solusi apa yang akan diterapkan.

Sebelumnya, Enough is Enough mengeluarkan pernyataan yang mengecam Starbucks karena melanggar janji yang disampaikan pada 2016 untuk memblokir konten semacam itu.

"Starbucks terus menyediakan WiFi gratis tanpa batas kepada pelanggannya, membuka pintu bagi pelanggan untuk melihat pornografi yang vulgar, melihat atau mendistribusikan pornografi anak (kejahatan ilegal) atau terlibat dalam aktivitas pemangsaan seksual," demikian pernyataan dari Enough is Enough.

Pengumuman Starbucks tersebut ditanggapi dengan kebingungan dan humor di media sosial. Kebanyakan mempertanyakan mengapa ada orang yang menonton porno di sebuah gerai kopi seperti Starbucks.

Kelompok itu mendorong orang-orang untuk menandatangani petisi yang menuntut Starbucks menerapkan penyaring untuk konten pornografi. Hampir 27.000 orang telah menandatanganinya pada Kamis.

Sebagai respons atas keputusan Starbcuks itu laman berita hiburan TMZ melaporkan bahwa situs pornografi YouPorn telah melarang Starbucks dari kantornya.

Sebuah surat di situs web TMZ yang diduga dari wakil presiden YouPorn, Charles Hughes, mengatakan kebijakan baru itu akan mulai berlaku pada 1 Januari 2019.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini