JAKARTA - Ketua Umum GNPF Ulama Yusuf Muhammad Martak diminta bersumpah, bahwa reuni 212 bukan gerakan yang didesain untuk mendukung capres Prabowo Subianto dan cawapres Sandiaga Uno di Pilpres 2019.
Permintaan sumpah itu disampaikan Koordinator Eks 212 Razman Arief Nasution dalam acara MNC Trijaya 'Sebera Gereget 212' di D'consulate Resto dan Louge, Jakarta, Sabtu (1/11/2018).
"Apakah Anda berani bersumpah bahwa reuni 212 tak untuk dukung Prabowo? Karena ada dugaan ke arah sana. Anda kan sering keluar masuk rumah Prabowo," kata Razman saat berdebat dengan Yusuf Martak.
"Saya berani bersumpah reuni 212 bukan untuk mendukung Prabowo," balas Yusuf Martak.
(Baca juga: Habib Rizieq Akan Berikan Ceramah Live ketika Reuni Alumni 212 Besok)

Sebelumnya Razman kecewa karena perjuangan Aksi Bela Islam 212 sudah tak lagi sesuai dengan khittahnya. Ia pun menilai reuni 212 itu merupakan gerakan politik untuk mendukung penantang petahana.