nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Remaja Australia Ciptakan Alat Pelacak Keselamatan Pemancing di Bebatuan

ABC News, Jurnalis · Senin 03 Desember 2018 07:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 03 18 1985936 remaja-australia-ciptakan-alat-pelacak-keselamatan-pemancing-di-bebatuan-p6vMnowTzW.jpg Pemancing di bebatuan. (Foto: ABC News)

MEMANCING di bebatuan dianggap salah satu olahraga paling berbahaya di Australia, namun lebih dari 1 juta orang ikut serta dalam olahraga tersebut setiap tahun. Isaac Heagney, yang menaruh minat besar pada olahraga memancing, menghabiskan masa SMU-nya untuk mengembangkan penemuan yang dapat membantu menyelamatkan nyawa para pemancing di bebatuan yang terjatuh ke air.

Isaac mengaku memerhatikan produk-produk yang sudah ada saat ini seperti EPIRB, yang merupakan perangkat keselamatan wajib yang dirancang untuk dibawa di atas kapal.

"Tapi, EPIRB terlalu besar dan ukurannya sangat sulit untuk dibawa memancing di bebatuan, seperti membawa tas, dan Anda harus mengaturnya secara manual," kata Isaac, sebagaimana dikutip dari ABC News, Senin (3/12/2018).

"Saya mengambil ide dari EPIRB dan membuatnya menjadi otomatis.

Isaac Heagney memenangkan gelar juara nasional Tokoh Ilmuwan Pedesaan 2018. (Foto: Isaac Banner)

Mantan siswa St Columba Anglican School dari selatan Port Macquarie di pantai utara New South Wales itu memaparkan dia mengambil komponen GPS dan menggabungkannya dengan bersama-sama dan muncul dengan cara pengkodean yang berbeda untuk membuat semuanya bekerja.

Isaac memenangkan gelar Ilmuwan Perdesaan Muda Nasional atas perangkat peringatan darurat ciptaannya, yang terdiri dari dua kompartemen yang ditempatkan di wadah akrilik bening dan benar-benar kedap air.

Membuat Memancing di Bebatuan Lebih Aman

Janine Fitzpatrick kehilangan suaminya Simon Williams dalam sebuah kecelakaan memancing pada 2014. Dia terkesan oleh alat baru ini dan berharap seandainya saja alat tersebut sudah ada sebelum kecelakaan menimpa suaminya terjadi.

Janine Fitzpatrick mengatakan suaminya gemar sekali memancing dibebatuan dan akan keluar hampir setiap akhir pekan.

"Dia selalu mengatakan dia berhati-hati, tetapi laut tidak dapat diprediksi dan pasti ada momen di mana dia kurang memperhatikan keamanan atau tergelincir atau sesuatu yang melihat dia berakhir di air," ungkap Janine.

Isaac Heagney telah lama menekuni hobi memancing di bebatuan. (Foto: Isaac Heagney)

"Jika dia telah memakai perangkat yang secara otomatis mengirim sinyal kembali kepada kami bahwa dia dalam masalah. Itu akan menjadi fitur keamanan tambahan yang bisa membantu membuat hobi ini tidak terlalu berbahaya."

"Akan sangat bagus jika prototipe Isaac dapat dikembangkan dan tersedia untuk umum."

Dalam 10 tahun terakhir di NSW tercatat telah terjadi 84 kematian pemancing di bebatuan. Di Australia ada 123 kematian akibat memancing di bebatuan dalam periode 10 tahun yang sama, dan kecelakaan yang terjadi di NSW mencakup 68 persen dari total angka tersebut.

Sementara di Australia sepanjang 2017–2018 tercatat terjadi 10 kematian pemancing di bebatuan.

Simak beritanya dalam bahasa Inggris di sini.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini