Share

Polisi Tangkap Pembunuh & Pemerkosa Wanita yang Jasadnya Pakai Helm

Bramantyo, Okezone · Senin 03 Desember 2018 15:18 WIB
https: img.okezone.com content 2018 12 03 512 1986156 polisi-tangkap-pembunuh-pemerkosa-wanita-yang-jasadnya-pakai-helm-39jFlm1QQ6.jpg Polisi tangkap pembunuh dan pemerkosa wanita yang jasadnya pakai helm di kebun kosong (Foto: Bramantyo/Okezone)

BOYOLALI - Hanya dalam hitungan jam, tim Sapu Jagad Satreskrim Polres Boyolali berhasil mengungkap kasus pembunuhan disertai pemerkosaan terhadap Eka Rahma Apriliyanti Ifada (24) yang dibuang di tengah ladang Kampung Gatak, Desa Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Minggu 2 Desember 2018.

Pelaku yang diketahui bernama Fajar Sigit Santosa alias Kenyung (19) warga Kecamatan Mojosongo sempat mendapatkan satu tembakan di betis kaki kanannya. Kasusnya terkuak dari pemeriksaan CCTV di kamar kos korban.

Kapolres Boyolali AKBP, Aries Andi sampaikan hasil pemeriksaan sementara Fajar merupakan rekan sekerja korban di Toko Besi, Kartika Steel yang beralamat di Winong, Boyolali.

"Pelaku diketahui, sebagai rekan kerja korban di toko besi," jelasnya kepada media, Senin (3/12/2018).

(Baca Juga: Warga Dihebohkan Penemuan Mayat Wanita Pakai Helm di Kebun)

Pengakuan dari pelaku, lanjut Aries Andi, motif pembunuhan semula di lakukan sakit hati lantaran korban menagih utang sebesar Rp400 ribu yang dipinjam tersangka.

Karena marah lantaran terus ditagih, pelaku nekat membunuh dengan cara membekap mulut korban hingga kehabisan nafas. Bukan hanya itu pelaku juga menggagahi korban saat kondisinya sudah lemas. Hingga akhirnya di tinggal di ladang.

"Sebelumnya pelaku mengajak korban jalan-jalan. Saat itu korban menyinggung persoalan utang hingga membuat tersangka sakit hati hingga akhirnya bejat membunuhnya," lanjut Aries.

Selain mengamankan pelaku polisi juga mengamankan barang bukti berupa, 1 unit sepeda motor matic nopol, AD 3953 NW, 1 helm, 1 jaket jeans hitam, 1 pasang sepatu pria, 1 kaos, 1 celana jeans, 3 buah hape, 1 baju korban beserta 1 kerudung warna merah, juga termasuk 1 celana dalam milik korban yang penuh bercak darah.

"Kepada pelaku dikenakan pasal berlapis tentang pembunuhan berencana yakni, Pasal 340 KUHP, dan atau pasala 338 KUHP, dan atau 365 ayat (3) KUHP Jo 285 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati," pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini