nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Identitas Prajurit TNI yang Gugur Ditembak KKB di Papua

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis · Rabu 05 Desember 2018 07:49 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 05 340 1986968 ini-identitas-prajurit-tni-yang-gugur-ditembak-kkb-di-papua-0eewuDjXF0.jpg Aparat evakuasi warga di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua. (Foto : Chanry)

JAKARTA – Salah satu anggota TNI gugur akibat ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Pos TNI 755/Yalet, Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua, pada Senin, 3 Desember 2018. Prajurit TNI yang gugur itu diketahui anggota Yonif 755/Yalet, yakni Serda Handoko.

Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi, mengatakan peristiwa itu terjadi pukul 05.00 WIT. Saat itu, Serda Handoko dan personel lainnya tengah mengamankan korban yang berhasil melarikan diri dari kejaran KKB.

KKB yang mengetahui ada korban lari ke Pos TYNI 755/Yalet, kemudian melakukan penyerangan. Kelompok kriminal itu mengawali penyerangan dengan melempar batu ke aras Pos TNI 755/Yalet.

"Serangan diawali dengan pelemparan batu ke arah Pos sehingga salah seorang anggota Yonif 755/Yalet atas nama Serda Handoko membuka jendela sehingga tertembak dan dan gugur," kata Muhammad Aidi dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Rabu (5/12/2018).

Evakuasi warga di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua. (Foto : Chanry)

Ia menjelaskan, anggotanya yang berada di dalam pos itu langsung melakukan perlawanan. Tembak-menembak antara prajurit TNI dengan KKB pun tak terhindarkan. Kontak senjata ini terjadi hingga malam hari, sekira pukul 21.00 WIT.

"Karena situasi tidak berimbang dan kondisi medan yang tidak menguntungkan, pada 4 Desember pukul 01.00 WIT, Danpos memutuskan mundur mencari medan perlindungan yang lebih menguntungkan," paparnya.

(Baca Juga : Seorang Prajurit TNI Gugur Ditembak KKB Papua di Distrik Mbua)

Saat memutuskan mundur tersebut, kata Aidi, seorang prajurit lainnya yaitu Pratu Sugeng tertembak di bagian lengan.

Keesokan paginya, personel gabungan TNI/Polri berhasil mengambil alih Distrik Mbua. "Satgas gabungan TNI-Polri berhasil menduduki Mbua dan melaksanakan penyelamatan serta evakuasi korban," pungkasnya.

(Baca Juga : Perangi KKB, 1 Kompi Brimob Polda Jatim Dikirim ke Papua)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini