nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Alasan Jokowi Diberi Gelar Adat Datuk Seri Setia Amanah Negara

Witri Nasuha, Jurnalis · Kamis 06 Desember 2018 16:51 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 06 337 1987708 4-alasan-jokowi-diberi-gelar-adat-datuk-seri-setia-amanah-negara-5wMZZeyjep.jpg Presiden Jokowi (Foto: Okezone)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meraih gelar kehormatan dari masyarakat adat Melayu Riau, yakni Datuk Seri Setia Amanah Negara. Pengukuhan gelar tersebut akan dilakukan pada 15 Desember 2018 di Pekanbaru, Riau.

“Kemarin, Pak Jokowi menerima rombongan Adat Melayu Riau. Datuk Sahril Abu Bakar beserta seluruh rombongan menyampaikan kepada Pak Jokowi akan diberikan gelar adat Datuk Seri Setia Amanah Negara kepada Pak Jokowi," ujar Lukman Edy selaku Wakil Direktur TKN Jokowi – Ma’ruf dalam pertemuannya di Rumah Kemenangan Jokowi-Maruf, Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Presiden Jokowi

Jokowi mendapatkan gelar ini dengan berbagai alasan. Salah satunya terkait dengan perhatiannya terhadap tanah melayu.

(Baca Juga: Buya Syafii Maarif Minta Penyebutan Jokowi Tak Perhatikan Islam Dihentikan)

Berikut 4 alasan Jokowi mendapatkan gelar adat Datuk Seri Setia Amanah Negara yang diutarakan oleh Lukman Edy:

1. Berhasil Memadamkan Bencana Rutin Tahunan Riau

Jokowi merupakan presiden yang berhasil memadamkan bencana rutin Riau yang hampir terjadi selama 17 tahun terakhir, yakni kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan kabut asap di setiap musim kemarau.

Kabut asap yang menyelimuti Pulau Sumatera ini, selain mengganggu kesehatan lewat pencemaran udara, mengganggu pula aktivitas ekonomi Riau salah satunya mobilisasi di Riau seperti penerbangan.

“Semenjak 17 tahun terakhir, dua tahun terakhir ini hampir tidak ada lagi kebakaran hutan dan kabut asap yang menjadi bencana tahunan semenjak Pak Jokowi menjabat, ini sebuah prestasi,” ujar Lukman Edy.

(Baca Juga: Lembaga Adat Melayu Riau Tegaskan Penyematan Gelar ke Jokowi Tidak Terkait Pilpres 2019)

Jokowi

Ada dua aspek mengenai penanganan kebakaran hutan. Pertama, Jokowi menegakan hukum terhadap para pelaku. Menerbitkan peraturan berkenaan dengan larangan pengelolaan lahan hutan gambut.

Kedua, aspek managemen penanganan bencana. Seperti halnya, membuat blocking-blocking terhadap area kebakaran tersebut. Hal ini menjadi catatan pentng bagi adat Riau untuk memberikan gelar Datuk Seri Setia Amanah Negara kepada Presiden Jokowi.

2. Berhasil Ambil Alih Rokan Blok

Rokan Blok merpakan blok terbesar di Indonesia yang kini dikelola PT Pertamina bekerja sama dengan perusahaan daerah. 40 persen dari 250 berel per hari Rokan Blok masih disumbangkan ke peroduksi nasional. Tidak ada presiden yang seberani Jokowi yang mengambil sikap untuk mengambil alih Rokan Blok meski banyak tekanan.

 Jokowi

3. Hak Atas Status Kepemilikan Tanah

Status kepemilikan tanah tidak pernah ada kejelasan. Tanah ulayat hanya menjadi tontonan dan menimbulkan kasus yang selama ini sering terjadi, serta dapat menjadi bom waktu.

Jokowi mengambil langkah-langkah progresif untuk memberikan pengakuan tanah ulayat dengan memberikan sertifikat tanah.

4. Keberpihakan Jokowi Bersifat Umum

Menjadi seorang pemimpin Negara, Jokowi memiliki visi, misi, serta tujuan untuk kemajuan Negeri ini tanpa adanya ketimpangan. Seperti pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia, yang memberikan jaminan bahwa anak negeri harus bisa mengubah nasib di masa yang akan datang.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini