nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dina Soraya Akui Bantu Eks Petinggi Lippo Kabur ke Luar Negeri

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Kamis 06 Desember 2018 18:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 06 337 1987758 dina-soraya-akui-bantu-eks-petinggi-lippo-kabur-ke-luar-negeri-8Z3EWON4lm.jpg Dina Soraya saat bersaksi untuk terdakwa Lucas di Pengadilan Tipikor Jakarta (Foto: Arie Dwi Satrio)

JAKARTA - Sekretaris PT Gajendra Adhi Sakti, ‎Dina Soraya mengakui membantu mantan petinggi Lippo Group, Eddy Sindoro melarikan diri ke Bangkok, Thailand. Saat itu, Dina dihubungi rekan Eddy Sindoro, yakni ‎Chua Chwee Chye alias Jimmy alias Lie‎ untuk membantu Eddy melarikan diri ke luar negeri.

PT Gajendra merupakan perusahaan milik Riza Chalid. Di hadapan majelis hakim, Dina mengaku membantu Eddy Sindoro dengan cara menghubungi petugas bandara Soekarno-Hatta, Dwi Hendro Wibowo alias Bowo‎.

"Saya kenal staf di bandara bernama saudara Bowo. Jadi saya tanya, permintaannya apa dapat jika ada orang dari luar negeri‎ masuk ke Jakarta, Indonesia, lewat Cengkareng (Bandara Soetta) tidak melaui Imigrasi," kata Dina saat bersaksi untuk terdakwa Lucas di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (6/12/2018).

(Baca Juga: Perjalanan Panjang Pelarian Eddy Sindoro hingga Menyerahkan Diri ke KPK)

Eddy Sindoro

Sebagaimana dalam surat dakwaan, Lucas disebut bersama-sama dengan Dina Soraya telah merintangi penyidikan mantan petinggi Lippo Group Eddy Sindoro. Lucas disebut telah menyuruh Dina Soraya untuk mengatur skenario pelarian Eddy Sindoro.

Lucas meminta Dina Soraya untuk membeli tiket pesawat rute Jakarta-Bangkok, untuk tiga orang. Masing-masing Eddy Sindoro, Michael Sindoro (anak Eddy), dan Chua Chwee Chye alias Jimmy alias Lie yang membantu Eddy membuat paspor palsu.

Untuk memuluskan langkahnya, Dina mengatur skenario dibantu dengan Bowo. Alhasil, Eddy Sindoro lolos dari pemeriksaan imigrasi dan pergi ke Thailand.

"Jadi setelah saya terima e-tiket, saya instruksikan kepada yang di bandara, kepada Bowo, 'ini lho orang-orangnya dari negara dan jam penerbangannya. Pesawat AirAsia," ungkap Dina soraya.

(Baca Juga: Eksepsi Ditolak, Lucas Siap Ajukan Banding)

Dalam perkaranya, Eddy Sindoro telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait kasus dugaan suap perkara peninjauan kembali (PK) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Ia diduga menyuap Panitera PN Jakpus Edy Nasution terkait sejumlah perkara Lippo Group.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini