nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Homoseksualitas, Paus: Harus Lebih Ketat Pilih Calon Pastor

Agregasi VOA, Jurnalis · Jum'at 07 Desember 2018 08:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 07 18 1987938 soal-homoseksualitas-paus-harus-lebih-ketat-pilih-calon-pastor-YMPYJaLseZ.jpg Paus Fransiskus (VoA)

VATIKAN - Paus Fransiskus menyatakan keprihatinan mendalam tentang tingkah-laku homoseksual yang dilakukan oleh sebagian pastor Katolik. Katanya, ini terjadi bersamaan dengan semakin populernya perilaku homoseksual dalam masyarakat.

Paus mengatakan, Gereja haruslah lebih ketat dalam memilih calon pastor dan menekankan bahwa peraturan selibat harus dijalankan. Komentar itu dibuatnya dalam wawancara dengan seorang misionaris Spanyol yang menerbitkan buku baru tentang hal itu, berjudul 'The Strength of Vocation'.

 Baca juga: Februari 2019, Vatikan Gelar KTT Pencegahan Pelecehan Seks

Paus Fransiskus mengatakan tidak ada tempat bagi perilaku homoseksualitas dalam kehidupan kepastoran. Ia mengatakan dalam wawancara dengan pastor Katolik Spanyol Fernando Prado bahwa “homoseksualitas adalah suatu hal yang sangat serius dan harus dipertimbangkan dalam penerimaan calon-calon pastor.”

 https://img.okeinfo.net/content/2018/09/04/18/1945601/dituding-tutupi-skandal-di-gereja-katolik-paus-sarankan-diam-dan-berdoa-X1h6xpXG7S.jpg

Kata peraturan Gereja Katolik, kecenderungan homoseksual saja bukanlah dosa, seperti hubungan seksual antara dua orang dari jenis kelamin yang sama.

 Baca juga: Paus Terima Pengunduran Diri Uskup AS yang Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual

Paus mengatakan, orang-orang yang melakukan hubungan homoseksual sebaiknya jangan memasuki kehidupan Gereja, dan peraturan Gereja mengharuskan orang menjalankan peraturan selibat. Karena, kata Paus lagi, “Tidak patut bagi orang-orang yang suci di mata Tuhan menjalankan kehidupan ganda.”

Kata Paus lagi dalam wawancara itu, “Homoseksualitas dalam masyarakat kita tampaknya kini dianggap mode dan mentalitas itu juga mempengaruhi kehidupan dalam Gereja.”

Tidak lama setelah diangkat menjadi Paus tahun 2013, Fransiskus membuat pernyataan yang menghebohkan ketika ia menjawab pertanyaan wartawan tentang adanya orang-orang homoseksual dalam Gereja Katolik.

 Baca juga: Dituding Tutupi Skandal di Gereja Katolik, Paus Sarankan Diam dan Berdoa

Kata Paus Fransiskus, “kalau ada orang gay yang berusaha mencari Tuhan dan punya kemauan baik, saya tidak berhak untuk menghakiminya.”

Belum lama ini, dalam pertemuan dengan seorang gay dari Chile yang mengatakan ia menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang pastor, Paus Fransiskus mengatakan “Tuhan-lah yang membuat orang berperilaku seperti itu.” Fransiskus juga mengatakan anak-anak yang gay haruslah diperlakukan dengan penuh pengertian.

Para pengecam, termasuk yang berada dalam Gereja Katolik menuduh Paus menimbulkan kebingungan karena membuat pernyataan yang mereka anggap kontradiktif.

 Baca juga: Dituduh Tutupi Kasus Kejahatan Seksual Uskup AS, Paus Fransiskus Diminta Mengundurkan Diri

Paus Fransiskus, yang pernah minta pengampunan bagi dosa-dosa yang dilakukan oleh anggota Gereja, tahun ini telah mengadakan konferensi puncak dengan para uskup dan pemimpin Gereja lainnya di Vatican.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini