nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nepal Membuat Rekor Replika Peta Laut Mati dari Kantong Plastik

Thasyanur Azizah, Jurnalis · Jum'at 07 Desember 2018 17:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 07 18 1988209 nepal-membuat-rekor-replika-peta-laut-mati-dari-kantong-plastik-ngj6mbBkk9.jpg Lebih dari 150 sukarelawan bekerja selama berbulan-bulan mengumpulkan dan memilah plastik bekas dari sekolah an area publik di Nepal. (Foto: AFP)

KATHMANDU - Para pemuda dan pemudi Nepal membuat peta Laut Mati dengan kantong plastik bekas pada Rabu, 5 November untuk membuat rekor internasional baru dan berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan banyaknya sampah plastik yang mencemari lautan dunia.

Para relawan yang bergabung berhasil mengikat 100.000 kantong plastik bekas berwarna-warni di atas kisi besi dengan lebar 20 meter dan tinggi 5 meter dengan bentuk menyerupai Laut Mati di lahan terbuka yang terletak di pusat Kota Kathmandu.

Upaya pembuatan rekor itu diorganisir dengan slogan "One Dead Sea is enough for us" (Satu Laut Mati sudah cukup bagi kita).

"Kami memutuskan untuk mengikat kantong plastik dan membuat replika dari Laut Mati dalam upaya menyebarkan kesadaran dunia agar meminimalkan pemborosan plastik," kata Surgeon BC dari Stem Foundation Nepal, kelompok yang menyelenggarakan acara tersebut, kepada AFP, sebagaimana dikutip dari Channel News Asia, Jumat (7/12/2018).

Produksi plastik global telah berkembang pesat, dan saat ini mencapai lebih dari 400 juta ton per tahun.

Diperkirakan bahwa dua hingga lima persen plastik berakhir di lautan, di mana sebagian besar rusak menjadi partikel-partikel kecil yang membahayakan kehidupan dan kelestarian laut.

"Kami berharap upaya ini akan membantu menjaga laut tetap bersih dan tidak membiarkan mereka menjadi laut mati yang lain," katanya.

Lebih dari 150 sukarelawan bekerja selama berbulan-bulan untuk mengumpulkan dan memilah kantong plastik bekas dari sekolah dan tempat-tempat umum.

Prakriti Pandey (20), mahasiswa ilmu lingkungan hidup yang juga merupakan salah satu relawan, mengatakan "Saya telah mendengar berita bahwa plastik ditemukan di dalam ikan paus yang mati, jadi saya merasa saya harus bergabung dengan inisiatif ini untuk menyebarkan kesadaran di seluruh dunia dan di negara saya."

Menurut keterangan Guinness World Records, rekor saat ini untuk patung dari tas plastik terbesar di dunia ditetapkan pada April 2012 ketika lebih dari 200 relawan Singapura membentuk 68.000 kantong plastik menjadi bentuk gurita.

Para relawan yang mengikuti kegiatan di Nepal ini mengatakan akan mengajukan catatan rekor baru dengan bukti video pada pihak Guinness World Records.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini