nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

TKN Jokowi-Ma'ruf: Kasus Bahar bin Smith Jadi Pelajaran bagi Siapapun

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Jum'at 07 Desember 2018 13:52 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 07 337 1988094 tkn-jokowi-ma-ruf-kasus-bahar-bin-smith-jadi-pelajaran-bagi-siapapun-aiOexDnMgy.jpg Habib Muhammad Bahar bin Smith penuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri (Foto: Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA - Habib Muhammad Bahar bin Ali bin Smith telah resmi menyandang status tersangka kasus penyebaran ujaran kebencian (hate speech) atas ceramahnya yang menjuluki Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai banci.

Terkait penetapan tersangka Bahar bin Smith, Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Ahmad Rofiq berharap agar kasus pendiri Majelis Pembela Rasulullah itu bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak.

“Saya menyambut baik atas upaya penegakan ini agar jadi pelajaran penting bagi siapapun dan setiap orang bisa lebih berhati-hati,” ungkap Rofiq kepada Okezone di Jakarta, Jumat (7/12/2018).

Sekjen Partai Perindo itu menambahkan, Bangsa Indonesia sepatutnya tidak dirusak oleh narasi-narasi kotor, keji dan mungkar. Sehingga ia berharap kasus hate speech yang membelit pria asal Manado, Sulawesi Utara itu menjadi yang terakhir kalinya di negeri ini. “Semoga ini yang terkahir,” tandasnya.

Bahar bin Smith

Penetapan tersangka Bahar bin Smith disampaikan oleh kuasa hukumnya, Azis Yanuar usai kliennya menjalani pemeriksaan selama hampir 11 jam. Meski sudah tersangka, penceramah yang karib disapa Habib Bule itu belum ditahan karena dianggap kooperatif.

"Tadi Habib sudah duluan karena ada keperluan. Alhamdulillah belum (ditahan)," ujar Azis di Gedung Bareskrim, Mabes Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis 6 Desember 2018 kemarin.

Penyidik menjerat Bahar bin Smith dengan sejumlah pasal. Di antaranya Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf (a) ke-2 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2018 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, serta Pasal 45 juncto Pasal 28 Ayat (2) UU 19/2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan Pasal 207 KUHP.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini