nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

TNI/Polri Terus Cari Korban dan Kejar KKB

Saldi Hermanto, Jurnalis · Jum'at 07 Desember 2018 16:24 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 07 340 1988206 tni-polri-terus-cari-korban-dan-kejar-kkb-00UlwEBQTc.JPG Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVIII/Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi. (Foto : Saldi Hermanto/Okezone)

TIMIKA – Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi, mengatakan pihaknya akan terus mencari karyawan PT Istaka Karya yang menjadi korban penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Selain itu, pihaknya mengejar KKB pimpinan Egianus Kogoya di Kabupaten Nduga, Papua.

Dari total 28 karyawan PT Istaka Karya yang menjadi korban kekejian KKB di Distrik Yigi, Nduga, 16 di antaranya meninggal dunia dan 7 selamat. Sementara 5 lainnya belum ditemukan, dengan rinciannya 2 telah dipastikan meninggal dunia serta 3 lainnya belum diketahui nasibnya.

"Tetap. Komitmen kita tetap. Pencarian kita tetap dalam rangka penegakan hukum. Kami tidak bisa menjamin sampai kapan selesai. Tapi, sepanjang itu kita akan melaksanakan pengejaran dan penindakan, tergantung kuatnya mereka (KKB). Dia kuat dalam pengejaran di dalam hutan terus atau seperti yang saya sampaikan kemarin," kata Kapendam di Timika, Kabupaten Mimika, Papua, Jumat (7/12/2018).

Aparat keamanan, kata Aidi, memberikan peluang bagi KKB yang dianggap berseberangan paham dengan NKRI untuk kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi. Bahkan, mereka pun akan mendapat jaminan keselamatan jika benar-benar mau kembali ke NKRI.

"Kami menjamin keselamatannya dan kami akan terima dengan baik. Tapi kalau mereka bersikukuh, berarti berhadapan dengan anggota kita," tegas Aidi.

Kelompok kriminal bersenjata di Papua (iNews)

Hingga kini, aparat TNI-Polri masih terus melakukan upaya pencarian terhadap para korban yang belum ditemukan tersebut. Meski dari laporan yang diterima terkait jumlah karyawan baik yang berhasil ditemukan maupun yang belum, itu tidak menutup kemungkinan bila di kemudian hari ada laporan atau ditemukan lagi korban lainnya.

(Baca Juga : Gunakan Hercules, 16 Jenazah Korban Pembunuhan di Papua Dipulangkan)

"Kita tidak bisa menduga-duga soal data. Kalau nanti berkembang lagi informasi di kemudian hari, ternyata ada lagi korban-korban lain, yah, wallahualam," pungkasnya.

(Baca Juga : Pasca-Serangan KKB, Polri: Distrik Yigi Nduga Sudah Kita Kuasai)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini