TKN Jokowi-Ma'ruf Akan Semakin Bekerja Optimal demi Target Menang 70%

Bayu Septianto, Jurnalis · Jum'at 07 Desember 2018 05:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 07 605 1987916 tkn-jokowi-ma-ruf-akan-semakin-bekerja-optimal-demi-target-menang-70-grvM7KIt6w.jpg Wasekjen TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Ahmad Rofiq. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Ahmad Rofiq, wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengatakan pihaknya tidak pernah berpuas diri setiap mendapat hasil survei yang menunjukkan keunggulan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf dibandingkan pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Kami tidak lantas berpuas diri. Kami akan semakin optimal dalam meraih kemenangan agar dapat mencapai kemenangan 70 persen," ujar Rofiq ketika dikonfirmasi Okezone, Jumat (7/12/2018).

(Baca juga: 2 Bulan Kampanye Hasil Survei Tak Banyak Bergerak, Jokowi-Ma'ruf 53,2%, Prabowo-Sandi 31,2%)

Menurut dia, hasil survei semakin memberikan keyakinan bahwa kepemimpinan Jokowi selama menjadi presiden sangat diterima masyarakat.

Masyarakat, lanjut Rofiq, telah merasakan kemajuan yang cukup signifikan di berbagai bidang, tidak hanya infrastruktur yang masif, tetapi juga bidang ekonomi, UMKM, dan ekonomi kreatif telah menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan.

"Berbagai prestasi sebagai bangsa yang besar juga dapat ditunjukkan secara membanggakan," jelasnya.

Sekretaris jenderal Partai Perindo ini menuturkan, TKN Jokowi-Ma'ruf akan terus bekerja optimal demi mencapai kemenangan yang telah ditargetkan pada Pemilihan Presiden 2019.

"Agar Pak Jokowi dapat meneruskan memajukan Indonesia secara cepat dan dapat berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa besar lainnya," tutur Rofiq.

Sebelumnya, hasil terbaru yang dipaparkan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pada November 2018 masih menunjukkan keunggulan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf sebesar 53,2 persen. Sementara elektabilitas Prabowo-Sandi 31,2 persen. Kemudian mereka yang masih belum menentukan pilihan sebesar 15,6 persen.

(Baca juga: TKN Jokowi: Prabowo Ingin Mendikte Media Seperti 20 Tahun Lalu)

Hasil survei terbaru itu, peneliti dari LSI Denny JA yakni Rully Akbar dalam rilis survei terbarunya pada Kamis 6 Desember 2018 menyatakan elektabilitas kedua capres dan cawapres tidak banyak bergerak jika dibandingkan posisi elektabilitas sebelum kampanye, terutama setelah dua bulan dimulainya masa kampanye.

Pada September dan Oktober 2018, LSI Denny JA juga merekam naik-turunnya suara kedua kandidat. Namun, naik-turunnya suara kedua kandidat selama dua bulan masa kampanye tidak terlalu signifikan.

"Jarak kedua kandidat masih tetap di atas 20 persen dengan keunggulan Jokowi-Maruf dibandingkan Prabowo-Sandi," kata Rully.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini