Survei Membuktikan: Perempuan, Milenial & Pemilih Islam Lebih Memilih Jokowi-Ma'ruf

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 07 Desember 2018 09:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 07 605 1987966 survei-membuktikan-perempuan-milenial-pemilih-islam-lebih-memilih-jokowi-ma-ruf-u8KHKXZv3Q.jpg Jokowi-Maruf Amin (dok. Okezone)

JAKARTA - Dua pasangan calon (paslon) presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres), baik Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin maupun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bertarung sengit mengeluarkan "jurus" andalan masing-masing untuk memperebutkan segmen-segmen pemilih pada Pilpres 2019.

Kubu paslon Prabowo-Sandi misalnya, gencar mempromosikan diri didukung oleh kalangan emak-emak, anak muda, dan umat Islam. Sebaliknya, pendukung kuat kubu Jokowi-Ma’ruf diyakini berbasis kelas menengah yang notabene kalangan berpendidikan tinggi.

Namun, berdasar temuan lembaga survei Indonesia Elections and Strategic (indEX) Research menunjukkan hasil berbeda.

“Jokowi-Ma’ruf justru unggul pada tiga segmen yaitu pemilih perempuan dengan dukungan 57,8 persen, pemilih milenial 54,1 persen, dan pemilih Islam 53,7 persen,” jelas Direktur Eksekutif indEX Research Vivin Sri Wahyuni dalam siaran persnya yang diterima Okezone, Jumat (7/12/2018).

(Baca Juga: Kecuali Pulau Sumatera, Jokowi-Ma'ruf Menang di Seluruh Wilayah Indonesia)

Sedangkan Prabowo-Sandi, imbuhnya, hanya unggul pada segmen pemilih terpelajar dengan dukungan 41,5 persen.

Dengan penampilan bergaya trendy, cawapres Sandiaga Uno yakin kubunya bakal mendulang dukungan dari segmen pemilih perempuan dan milenial. Hal tersebut dikontraskan dengan figur cawapres Kiai Ma’ruf yang usianya jauh lebih tua dan berlatar belakang ulama konservatif. “Gimmick semacam itu tidak terbukti efektif merebut hati pemilih perempuan dan milenial,” ungkap Vivin.

“Kegagalan Prabowo-Sandi menggaet dukungan ulama menggerus dukungan pada segmen pemilih Islam,” lanjut Vivin.

Kubu Jokowi yang memilih mengambil figur ulama sebagai cawapres, nampkanya lebih berhasil merebut dukungan pemilih Islam. Diketahui, Kiai Ma’ruf adalah ulama senior Nahdlatul Ulama (NU), organisasi masyarakat (ormas) Islam terbesar di Indonesia.

Keunggulan Prabowo-Sandi pada segmen pemilih terpelajar ditengarai Vivin terkait dengan kemudahan akses informasi, yang ironisnya rentan terpapar oleh berita-berita bohong (hoaks). “Tim Kampanye Nasional (TKN) dan relawan Jokowi-Ma’ruf harus bekerja keras melawan informasi bohong jika ingin memenangkan dukungan segmen pemilih terpelajar,” pungkas Vivin.

Sekedar diketahui, Survei indEX Research dilakukan pada 11-20 November 2018, dengan jumlah responden 1.200 orang. Metode survei adalah multistage random sampling dengan margin of error ±2,9 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini