nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Satu Jenazah Korban KKB Papua yang Teridentifikasi Akan Dibawa ke Toraja

Chanry Andrew S, Jurnalis · Senin 10 Desember 2018 18:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 10 340 1989340 satu-jenazah-korban-kkb-papua-yang-teridentifikasi-akan-dibawa-ke-toraja-ydd5RXLL80.jpg Evakuasi korban KKB Papua (Foto: Chanry/Okezone)

PAPUA - Setelah berhasil diidentifikasi, kini jenazah Matius Palinggi korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Nduga, Papua, masih disemayamkan di Aula Kodim 1702 Jayawijaya, Senin (11/12/218).

Matius Palinggi merupakan salah satu karyawan PT Istaka Karya yang sehari-hari bekerja sebagai tukang yang melaksanakan pembangunan jembatan Jalan Trans Papua, di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga.

Matius Palinggi meninggalkan seorang istri yang baru dinikahinya 3 tahun lalu. Suasana haru terlihat saat istri korban yang melihat jenazah suaminya di Aula Kodim 1702 Jayawijaya.

Ketua IKT (Ikatan Keluarga Toraja), Sepegunungan Tengah Papua, Yohanis Tuku mengungkapkan, jenazah kerabatnya akan disemayamkan di Aula Kodim 1702/Wamena untuk sementara waktu dan selanjutnya akan dikirim ke kampung halamannya di Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan.

Korban KKB

Baca Juga: 5 Korban Tewas Dibawa KKB Papua ke Pegunungan, Pengejaran Terus Dilakukan

“Jadi kita ikuti permintaan aparat dan juga pihak perusahaan untuk korban disemayamkan di Kodim. Namun kita berharap korban segera mungkin di kirim ke kampung halaman,” katanya.

Terkait santunan, Yohanis menjelaskan, tak ingin membahas santunan. Sebab, hal itu sudah dibahas oleh keluarga korban yang lainnya di Timika.

“Sebelumnya sempat ada kabar nilai santunan Rp24 juta. Namun info terakhir berubah menjadi Rp75 juta ditambah biaya asuransi dan beasiswa bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

Diketahui, sekelompok KKB di Nduga dibawah pimpinan Egianus Kogoya, melakukan aksi biadab dengan melakukan pembantaian keji terhadap pekerja jembatan Jalan Trans Papua yang berada di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga Papua belum lama ini.

Dalam aksi biadab itu, aparat kepolisian berhasil menemukan lagi korban meninggal dunia, yaitu Matius Palinggi, Minggu (9/12/2018). Korban ditemukan 1 Kilometer dari lokasi para korban yang lainnya ditemukan sebelumnya.

Dari data Kepolisian Polda Papua, saat sudah ada 16 karyawan PT Istaka dan 1 pegawai PUPR meninggal dunia serta 4 orang lainnya masih belum diketahui nasib mereka.

Sementara di Distrik Mbua, kelompok KKB juga melakukan penyerangan terhadap Pos TNI disana. Satu anggota TNI meninggal dunia dan 1 anggota luka-luka.

Dalam proses evakuasi kelompok ini juga melakukan penembakan terhadap aparat, dua orang anggota luka-luka akibat tertembak.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini