nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penyekap Wanita Cantik asal Bandung di Apartemen Mewah Resmi Tersangka

Herman Amiruddin, Jurnalis · Senin 10 Desember 2018 11:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 10 609 1989077 penyekap-wanita-cantik-asal-bandung-di-apartemen-mewah-resmi-tersangka-t5WTepKSC5.JPG Polisi berhasil menyelamatkan korban penyekapan di apartemen mewah Makassar (Foto: Herman Amiruddin/Okezone)

MAKASSAR - Polisi resmi menetapkan penyekap wanita asal Bandung di sebuah apartemen mewah beberapa waktu lalu sebagai tersangka. Pelaku berinisial AA (38) itu menyandang status tersangka usai diperiksa intensif oleh penyidik Reskrim Polrestabes Makassar.

Ia disangkakan melakukan tindak pidana penyekapan, penganiayaan disertai ancaman terhadap korban berinisial SN (35).

loading...

Penyekapan itu dilakukan pelaku di kamar nomor 23 Apertemen Vida View Jalan Boulevard, Panakkukang, Kota Makassar pada Jumat 7 Desember 2018 pekan lalu. Kasubnit 1 Unit V Reskrim Polrestabes Makassar, Ipda Bintang Cahya Sakti membenarkan jika pelaku dan korban memang pernah berpacaran.

Korban penyekapan

Tersangka dan korban punya hubungan asmara sejak tahun 2016 silam. Saat itu, AA mengenal SN di Kota Bandung dan mengajaknya ke Makassar. "Tapi sudah putus November lalu," kata Bintang, Minggu 9 Desember 2018.

Adapun alasan tersangka menyekap korban tak lain karena cemburu. Pasalnya, tersangka pernah memergoki SN sedang berjalan dengan pria lain yang tidak dikenalnya. Sehingga pelaku kalap dan melakukan penyekapan dan penganiyaan itu. Namun, saat diinterogasi polisi, tersangka menolak semua tuduhan itu.

Korban penyekapan

Korban baru bisa lolos setelah ia menghubungi nomor sopir taksi online yang terakhir ditumpanginya saat datang ke apartemen itu. Selanjutnya, petugas sekuriti meneruskan laporan dari sopir taksi online itu ke petugas Bhabinkamtibmas Masale Polsek Panakukang Makassar bernama Bripka Muhammad Rais. Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan penggerebekan dan akhirnya korban berhasil dibebaskan.

Pelaku dijerat Pasal 33 (Penyekapan) juncto Pasal 335 (Pengancaman) juncto Pasal 35 ayat 1 (Penganiayaan) dengan ancaman pidana maksimal delapan tahun kurungan penjara.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini