nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ribuan E-KTP Dalam Karung Kembali Ditemukan di Pekarangan Warga Pariaman

Rus Akbar, Jurnalis · Rabu 12 Desember 2018 11:38 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 12 340 1990127 ribuan-e-ktp-dalam-karung-kembali-ditemukan-di-pekarangan-warga-pariaman-ak0c34LO8f.jpg Ilustrasi E-KTP (foto: Okezone)

PARIAMAN - Sekira seribuan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) ditemukan warga di Desa Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Sumatra Barat bernama Zainal Arifin (75) kemarin yang terkemas dalam karung bekas, Zainal menemukan KTP tersebut saat menebang kayu.

Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan menyebutkan, memang ada laporan dari masyarakat tentang penemuan ada penemuan KTP di wilayah hukum Polres Pariaman setelah kita telusuri ternyata KTP-KTP tersebut berasal dari Disdukcapil Kabupaten Padang Pariaman.

Ilustrasi e-KTP (foto: Okezone)Ilustrasi e-KTP (foto: Okezone) 

“Seluruh KTP yang ada diamankan di wilayah Kapolsek Kota selanjutnya koordinasi dengan kepala Disdukcapil, saya minta dari sejumlah KTP yang ditemukan ini kroscek data kurang lebih 12 KTP dari data yang ada bahwa KTP tersebut adalah KTP yang sudah ditarik pemilik yang lama diganti KTP yang baru, karena ada perubahan data baik pekerjaan tempat tinggal dan sebagainya," kata Andry, Rabu (12/12/2018).

(Baca Juga: Mendagri Tanggapi Fadli Zon soal E-KTP: Kalau Saya yang Buang Saya Tanggung Jawab) 

"Sudah ada di sana berubah termasuk pemekaran desa tadi indukunya di Sikapak kemudian mekar menjadi Sikapak Tengah tentu alamantnya diganti kemudian KTP nya diganti yang baru,” sambungnya.

Andry menambahkan, ribuan KTP ini tidak ada kaitannya dengan kepentingan politik apapun. Dia sudah berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Padang Pariaman untuk melakukan pemadanan data dari e-KTP yang tercecer. Meski KTP itu merupakan KTP tarikan namu Andry menegaskan akan terus melanjutkan penyelidikan terhadap kasus ini.

Sementara Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman, Fadhly, menyebutkan seribuan e-KTP tersebut diambil dari pemilik lama yang melakukan perubahan data, seperti perpindahan tempat tinggal hingga perubahan pekerjaan.

Pihaknya telah melakukan pengecekan secara acak terhadap 10 keping KTP-el yang ditemukan. Dia akan mengusut kejadian ini, termasuk kemungkinan celah tercecer dari pihak pegawai atau penjaga gudang.

(Baca Juga: Usut E-KTP Tercecer di Duren Sawit, Polisi Periksa 10 Saksi) 

"Setelah itu baru kami akan ambil tindakan. Penggantian data penduduk juga sifatnya dinamis. Orang datang kemarin, juga KTP harus diganti. Orang yang pindah pekerjaan, dari pengusaha berubah jadi PNS juga harus diganti," ujarnya.

Hasil pengecekan acak tersebut e-KTP yang tercecer ternyata diterbitkan rata-rata selama satu tahun terakhir dan semua merupakan tarikan.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini