“Karena itu bagian dari demokrasi kita untuk adanya kebebasan pendapat. Wajar aja berbeda pilihan dan pendapat tapi bagaimana jika melihat hal seperti itu. Itulah indahnya demokrasi,” timpal Andre.
Selain itu, Andre menyebut jika Prabowo-Sandi bukanlah sosok pemimpin yang membutuhkan sebuah swafoto yang disetting kemudian diviralkan ke media sosial.
“Prabowo-sandi bukan pemimpin yang membutuhkan foto salat lagi jadi imam kemudian difoto untuk diviralkan dan bukan gitu. Kita bukan viral pencitraan,” pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.