Adanya poster penolakan tersebut, sambungnya, merupakan bagian dari bagian pesta demokrasi. Sehingga mantan Wagub DKI Jakarta itu pun meminta agar seluruh pihak tak usah serius dalam menanggapi hal tersebut.
"Jadi kita boleh berbeda pilihan, (tapi) kita harus tetap berangkulan. Kita harus terus menjaga persatuan kita, ukhuwah kita. Itu yang kita sebut sebagai demokrasi sejuk, politik santun, dan kampanye yang damai, kampanye yang berpelukan," tandas Sandiaga.
Sebelumnya diberitakan, Juru Bicara TKN Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Tb. Ace Hasan Syadzily menyatakan terlalu kentara bahwa kejadian di Pasar Kota Pinang, Sumatera Utara, di mana Cawapres Sandiaga Uno ditolak, adalah sebuah sandiwara. Tujuannya demi membangun framing seakan-akan Sandiaga dizolimi oleh rezim Jokowi.
Hal itu bisa dilihat dari sejumlah video beredar mengenai kejadian di pasar tersebut. Ada yang mengaku disuruh untuk memasang tulisan di sebuah kertas karton yang isinya menolak kedatangan Sandiaga.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.