1. Kasus alat pengadaan kesehatan RS Anggaran Belanja Tambahan (ABT) untuk RSUD Tani dan Nelayan kabupaten boalemo dan RSUD Pohowanto TA 2004, yang diduga melibatkan mantan Gubernur Gorontalo.
2. Kasus proyek 7 paket peningkatan pekerjaan jalan rambutan sebesar Rp19.440.000.000 oleh PT Bumi mata kendari pada dinas pekerjaan umum kota Gorontalo TA 2015, telah ada 18 tersangka.
3. Kasus proyek 7 paket peningkatan pekerjaan jalan delima sebesar Rp8.772.000.000 oleh PT Karunia jaya pada dinas pekerjaan umum kota Gorontalo TA 2015, telah ada 18 tersangka.
4. Kasus proyek 7 paket peningkatan pekerjaan jalan beringin-II sebesar Rp2.535.535.000 oleh PT Fathir karya tama pada dinas pekerjaan umum kota Gorontalo TA 2015, telah ada 14 tersangka.
5. Kasua proyek 7 paket peningkatan pekerjaan jalan beringin sebesar Rp23.414.430.000 oleh PT Lia bangun persada pada dinas pekerjaan umum kota Gorontalo TA 2015, telah ada 19 tersangka.