
Ia mengungkapkan, kondisi sarana seperti marka hingga rambu jalan masih menjadi kendala mendasar dalam pelaksanaan dan penerapan E-TLE. Sebelum diterapkan, 15 jalur strategis kawasan perkotaan tersebut telah dilakukan uji coba sejak pekan lalu.
Sementara sisanya, menunggu hingga pembenahan sarana teknis rampung. Kondisi itu, sebut Umar, akan dikoordinasikan dengan pihak Pemerintah Kota Makassar.
"Supaya masyarakat disiplin, karena kecelakaan terjadi karena ketidakdisiplinan kita dalam berlalu lintas," ungkap Umar.
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan "Danny" Pomanto mengatakan penerapan sistem tilang elektronik ini akan menjadi solusi lain dalam penataan berlalu lintas di sana. Termasuk, bagaimana mengurai kemacetan kota yang menjadi keluhan mendasar masyarakat.
"Bagaimana kita bisa membuat kota ini tertib. Kemacetan itu terjadi karena ketidakdisiplinan. Jadi, E-TLE ini merupakan terobosan yang perlahan bisa menimbulkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas," ucap Danny.