PVMBG Catat Erupsi Gunung Agung Terjadi Selama 3 Menit

Arie Dwi Satrio, Okezone · Minggu 30 Desember 2018 05:22 WIB
https: img.okezone.com content 2018 12 30 340 1997673 kembali-erupsi-status-gunung-agung-ditingkatkan-jadi-siaga-HCYFYWIyUo.jpg Gunung Agung (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menentukan status Gunung Agung berada pada level III, sehingga Bali menjadi dalam posisi siaga setelah mengalami erupsi. Erupsi Gunung Agung sendiri terjadi pada pagi ini sekira pukul 04.09 WITA.

"Telah terjadi erupsi Gunung Agung Bali pada tanggal 30 Desember 2018 pukul 04.09 WITA, namum tinggi kolom abu tidak teramati," kata mantan Kabag Humas BMKG, Harry Tirto Djatmiko melalui keterangan resminya, Minggu (30/12/2018).

Menurut Kabid Manajemen Observasi Meteorologi Penerbangan BMKG tersebut, erupsi Gunung Agung terekam di seismogram dengan amplitudo 22 milimeter. Adapun, durasi erupsi Gunung Agung terjadi selama sekira tiga menit.

"Saat ini, Gunung Agung berada pada status level III atau siaga," ungkap Harry Tirto.

Gunung Agung

Baca Juga: 12 Jam Gunung Agung Erupsi, Asap Tebal dan Api Terlihat di Puncak

Masyarakat, pendaki, serta wisatawan yang berada di sekitar Gunung Agung diminta ‎agar segera melakukan evakuasi. Kata Harry, zona perkiraan bahwa Gunung Agung dalam radius 4 kilometer dari kawah puncak.

"Zona perkiraan bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan atau pengamatan Gunung Agung yang paling aktual atau terbaru," tambahnya.

Selain itu, Harry mengingatkan agar warga yang berada di aliran sungai yang berhulu dari Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan.

"Area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung," pungkasnya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini