Pria berusia 21 tahun itu diketahui bernama Kazuhiro Kusakabe.
(Baca juga: Polisi Amankan 3 Bom Lontong Diduga Milik Eks Anak Buah Santoso)
Seorang pejabat polisi Jepang mengatakan kepada penyiar stasiun televisi NHK bahwa dia awalnya memberi tahu akan melakukan tindakan teroris, tetapi kemudian menyatakan bahwa rencana tindakannya itu terkait dengan upaya "eksekusi".
Tidak jelas apa yang dimaksud dengan rencana tindakan eksekusi tersebut.
Rekaman video NHK menunjukkan bagian depan mobil berukuran kecil itu hancur dan terlihat tim kesehatan membawa para korban yang terluka ke mobil ambulans.