Ma'ruf Amin Lepas Keberangkatan Tim Medis Rejo untuk Bantu Korban Tsunami Banten

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Jum'at 04 Januari 2019 11:44 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 04 605 1999852 ma-ruf-amin-lepas-keberangkatan-tim-medis-rejo-untuk-bantu-korban-tsunami-banten-hCukkgZ2vm.jpg Maruf Amin (Foto: Sarah Hutagaol/Okezone)

JAKARTA - Calon wakil presiden nomor urut 01, KH Ma’ruf Amin melepaskan 40 tim medis dan SAR dari Relawan Jokowi (Rejo) yang akan membantu korban bencana tsunami Banten di kawasan Situbondo, Jakarta Pusat, Jumat (4/1/2019).

Sebelum melepas, Ma’ruf Amin memberikan piagam penghargaan kepada anggota Relawan Jokowi dari berbagai daerah, seperti Aceh, Sumbar, Banten, Jakarta, Jabar, Jateng dan dari Papua yang hadir pada hari ini.

 Baca juga: Fahri Hamzah Minta KPU Lebih Aktif Jawab Terkait Berita Hoaks

"Dengan ucapan bismillahirrahmanirrahim, saya lepas keberangkatan tim medis Rejo menuju Pandeglang, Banten," ujar Ma'ruf Amin di depan kediamannya di Jalan Situbondo, Jakarta Pusat, Jumat (4/1/2019).

 Relawan Jokowi dan Maruf Amin (Foto: Sarah Hutagaol/Okezone)

"Untuk membantu korban tsunami, kemudian nanti akan dilanjutkan ke Sukabumi, dan terus melakukan gerakan-gerakan untuk mensosialisasikan Capres menuju kemenangan Pilpres 2019," tambahnya.

 Baca juga: TKN Disarankan Kampanye Pencapaian Jokowi

Ketua Umum Relawan Jokowi (Rejo), Muhammad Darmizal menyebutkan bahwa tim medis yang diberangkatkan ke tempat Pandeglang, Banten berjumlah 12 orang, yakni terdiri dari 6 orang dokter, ketua tim, mekanik serta operator.

"Hari ini kami Dewan Pimpinan Rejo ditempat kediaman bapak KH Maaruf Amin calon wapres nomor urut 01 melakukan pemberangkatan tim medis dan door to door Rejo," ucap Muhammad Darmizal.

 Baca juga: SBY Batal Bertemu Prabowo-Sandi untuk Bahas Debat Capres

Muhammad Darmizal pun menjelaskan kalau tujuan diberangkatkan tim medis ke tempat bencana tsunami di Banten untuk membantu para korban yang ingin mendapatkan perawatan dari dokter. Setelahnya, mereka juga akan membantu korban bencana di Sukabumi.

"Pertama tujuannya melakukan pengobatan massal secara gratis, bertempat di pasca bencana di Pandeglang, terutama di wilayah yang masih sangat perlu sentuhan dari dokter yang dapat memberikan pelayanan recovery kesehatan bagi masyarakat," tutupnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini