JAKARTA - Setiap hari jagad maya di Indonesia diramaikan dengan perbincangan soal Pemilu 2019. Seolah tidak ada liburnya. Bahkan, beberapa di antara pengguna media sosial yang berada di deretan "garis keras", rela kehilangan teman dan bermusuhan lantaran berbeda pilihan.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mafud MD yang juga aktif di media sosial pun angkat bicara. Ia mengatakan bahawa soal beda pilihan dalam pemilu tak seharusnya diributkan.
"Bagimu pilihanmu, bagiku pilihanku. Anda tahu siapa yg akan kupilih, akupun tahu siapa yg akan Anda pilih. Buat apa bertengkar?" tulis Mahfud MD dalam akun Twitternya, Senin (7/1/2019).
Kata Mahufud, setiap orang berhak punya pilihan. Pilihan itu tentu sesuai dengan aspirasi masing-masing individu.
"Kita pny aspirasi dan kita akan memilih yg lbh sesuai dgn aspirasi kita masing2. Yg penting memilih, soal mau pilih siapa: silahkan," tandasnya.