nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kapal Tanker Terbakar di Perairan Hong Kong, Satu Orang Tewas

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 08 Januari 2019 13:54 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 08 18 2001495 kapal-tanker-terbakar-di-perairan-hong-kong-sedikitnya-satu-orang-tewas-TDnTmup8R9.jpg Foto: AFP.

HONG KONG – Sebuah kapal tanker yang membawa minyak terbakar di perairan di selatan Hong Kong pada Selasa, 8 Januari. Polisi mengatakan, satu orang tewas dalam kejadian itu dan sedikitnya 21 lainnya telah berhasil diselamatkan.

Saksi mata mengatakan mendengar suara ledakan yang mengguncangkan jendela di lokasi yang berjarak beberapa kilometer jauhnya. Sejauh ini upaya penyelamatan masih berlangsung di wilayah perairan sekira satu mil laut di selatan Pulau Lamma.

"Masih ada beberapa kru yang belum diselamatkan," kata seorang juru bicara kepolisian kepada Reuters. Dia tidak dapat segera memberikan rincian lebih lanjut, termasuk informasi mengenai nama kapal tanker, atau ukurannya.

Sebuah gambar kapal tanker minyak pantai yang di-posting di halaman Facebook kepolisian menunjukkan sebuah kapal tanker dengan asap hitam mengalir dari lambungny. Nama kapal, Aulac Fortune, bisa dilihat di buritan kapal tersebut.

Menurut data Marine Traffic, Aulac Fortune adalah kapal tanker produk minyak kecil berbobot mati 17.500 ton yang dibuat pada 2010 di bawah bendera Vietnam.

Data pelacakan kapal menunjukkan kapal itu terakhir kali memuat 6.000 liter bensin di Singapura, untuk pengiriman ke Guangzhou dan Hong Kong. Sebagian besar muatannya telah dikirim ke Guangzhou antara 6 dan 7 Januari.

Aulac Fortune kemudian tiba di selatan Pulau Lamma dan mengirim posisinya dari sana pada 0500 GMT pada Selasa.

Penduduk Pulau Lantau yang berdekatan dengan Pulau Lamma mengatakan bahwa mereka mendengar ledakan besar yang mengguncang pintu dan jendela.

"Rasanya seperti ketika ada topan yang kuat, ketika angin mengguncang pintu Anda dengan keras. Itu sangat kuat, ” kata salah seorang penduduk bernama Rhea Nee.

“Kupikir mungkin ada gempa bumi. Saya melihat tetangga saya semua keluar dari rumah mereka. Jendela-jendela rumah saya bergetar. ” (dka)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini