nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gubernur Ganjar Bocorkan 3 Godaan Besar Pemimpin Daerah

Taufik Budi, Jurnalis · Selasa 08 Januari 2019 14:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 08 512 2001514 gubernur-ganjar-bocorkan-3-godaan-besar-pemimpin-daerah-w73RCJHoTr.jpg Gubernur Ganjar Pranowo (Foto: Taufik Budi/Okezone)

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajarkan jurus kepada Bupati Tegal terpilih Umi Azizah agar kuat mengamalkan good government. Jurus tersebut untuk menghindari tiga godaan besar yang bakal dihadapi sebagai pemimpin daerah, lelang jabatan, proyek dan komisi.

Menurut Ganjar, good government tercipta jika integritas aparatur pemerintahan dijunjung tinggi dan masyarakat merasa bahagia dengan sistem yang tercipta. Hal tersebut dia ungkapkan saat melantik Bupati dan Wakil Bupati Tegal terpilih, Umi Azizah dan Sabilillah Ardie.

loading...

 Baca juga: Kasus Suap, Bupati Tasdi Ngaku Diberi Rp100 Juta oleh Ganjar Pranowo

"Layanan publik yang bersih dan melayani. Soal gerakan antikorupsi dengan melakukan LHKPN sampai eselon IV, kelola gratifikasi dengan baik. Itu harus dilakukan dengan baik karena ini yang selalu jadi sorotan masyarakat," kata Ganjar di Gedung Gradhika jalan Pahlawan Nomor 9 Semarang, Selasa (8/1/2019).

 Ganjar Pranowo lantik Bupati (Taufik Budi/Okezone)

Umi Azizah merupakan Wakil Bupati Tegal terpilih pada Pilbup 2018, saat itu dia menjadi pasangan Entus Susmono. Namun, karena meninggal dunia, posisi Entus sebagai Cabup digantikan Umi Azizah, sementara posisi Umi digantikan Sabilillah Ardie.

 Baca juga: Ganjar: Kalau Ada yang Korupsi Saya Sembelih!

"Bupati dan wakil harus kompak agar bisa sejalan dan mempercepat pembangunan di sana. Wakil itu bahasa Jawa yang artinya awak lan sikil (badan dan kaki)," katanya.

Godaan terbesar pemimpin daerah, kata Ganjar adalah soal lelang jabatan, proyek dan komisi. Dirinya mengatakan, integritas menjadi nomor satu, karena menjadi landasan untuk menjalankan pemerintahan yang melayani masyarakat.

Dengan landasan tersebut, masyarakat akan hidup tenang dan bahagia. Di mana kultur pemerintahan menjadi baik sehingga masyarakat makmur.

 Baca juga: Ganjar Ngamuk Namanya Dicatut 7 ASN untuk Pungli

"Itu godaan-godaan yang harus dihadapi. Dan percayalah akan banyak gangguan. Anda nanti berbuat baik seperti itupun akan dicari-cari, karena orang yang tidak suka dengan kebersihan ini pendapatannya akan terganggu, ketika pendapatannya terganggu, dia akan mengganggu sampeyan. Ingat, berbuat baik saja akan diganggu tapi Gusti Allah mboten sare," katanya.

Bukan tanpa alasan Ganjar menyampaikan itu, selama memimpin Jawa Tengah dia selalu konsisten mempraktikkan lelang jabatan terbuka, tidak bermain proyek serta menolak komisi atau gratifikasi. Bahkan Ganjar pernah tercatat sebagai pejabat pelapor gratifikasi terbanyak di KPK.

"Kita mengajari kompetisi dengan kompetensi. Di provinsi saya menjalankan itu. Jual beli jabatan selalu menjadi persoalan dan sudah banyak yang kena OTT. Jangan main-main," katanya.

 Baca juga: Ganjar: Lebih Baik E-KTP Invalid Dibakar daripada "Digoreng" Jadi Isu Politik

Selain integritas, Ganjar juga menekankan agar bupati dan wakil Bupati Tegal terpilih untuk sejalan dalam program pengentasan kemiskinan dengan berbagai cara, salah satunya mengembangkan potensi daerah. Terlebih Kabupaten Tegal memiliki banyak potensi.

"Agenda kemiskinan yang akan kita keroyok. Juga potensi daerah Kabupaten Tegal yang luar biasa dengan ciri khas ada pariwisata dan pantai dengan potensi perikanan yang luar biasa. Saya kira itu sudah disiapkan dan saya tidak perlu mengintervensi terlalu jauh karena saya yakin ada misi suci bupati dan wakil bupati," katanya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini