nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Sebut Germo Vanessa Angel Bukan Muncikari Biasa

Syaiful Islam, Jurnalis · Selasa 08 Januari 2019 17:55 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 08 519 2001653 polisi-sebut-germo-vanessa-angel-bukan-muncikari-biasa-FxxaQGPdGQ.jpg Vanessa Angel Usai Penyelidikan Kasus Prostitusi Online (foto: Syaiful Islam/Okezone)

SURABAYA - Polda Jawa Timur menyebut germo artis Vanessa Angel dan model Avriellia Shaqqila yakni TN dan ES bukanlah muncikari biasa. Sebab setiap transaksi muncikari ini selalu bertatap muka dengan para pelanggannya.

Kondisi berbeda dengan muncikari pada umumnya. Mereka biasanya hanya komunikasi lewat ponsel. Setelah terjadi kesepakatan, baru cewek yang dipesan menuju lokasi pemesan yang telah ditentukan tanpa diantar muncikari.

(Baca Juga: Polisi Kantongi Nama 45 Artis dan 100 Model Jaringan Prostitusi Vanessa Angel) 

"Spesifikasi muncikari TN dan ES bukanlah muncikari biasa. Kalau muncikari biasa hanya melakukan komunikasi sebatas lewat WA dan ponsel. Tapi muncikari TN dan ES ini harus tahu wajah pelanggannya, di mana pelanggan berada," terang Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera, Selasa (8/1/2019).

Bahkan muncukari ini menunggu saat anggotanya sedang melayani pelanggan. Misal memberikan jasa seksual dua jam atau tiga jam, ditunggu sampai selesai di tempat transaksi. Seperti yang dilakukan ES ketika menunggu VA, sebelum akhirnya ditangkap.

"Jadi TN dan ES tahu sendiri siapa saja pelanggannya seperti yang disampaikan bapak Kapolda (pelangggannya dari berbagai kalangan dan profesi)," tandas Barung.

(Baca Juga: Bisnis Prostitusi Jaringan Vanessa Angel Sudah Berjalan 2 Tahun) 

Sebelumnya diberitakan, Penyidik Subdit Siber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim melaksanakan gelar konstruksi internal terkait kasus prostitusi online artis yang menyeret nama Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila. Dalam kasus ini, polisi menetapkan dua tersangka karena bertindak sebagai muncikari.

Kedua tersangka itu ES (37) warga Jakarta Selatan dan TN (28) warga Jakarta. Keduanya ditangkap pada lokasi yang berbeda. Untuk tersangka ES ditangkap saat berada di sebuah hotel, Surabaya. Sedangkan TN ditangkap di Apartemen Bussura City Tower Alamanda Cipinang, Jakarta Timur.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini