Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Razia Kucing dan Anjing Liar, Pemprov DKI Gandeng Komunitas Pecinta Hewan

Fadel Prayoga , Jurnalis-Rabu, 09 Januari 2019 |19:44 WIB
 Razia Kucing dan Anjing Liar, Pemprov DKI Gandeng Komunitas Pecinta Hewan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan meminta Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) agar mengajak komunitas pecinta binatang dalam menggelar razia kucing dan anjing liar di jalanan Ibu Kota yang termasuk ke dalam jenis hewan penular rabies (HPR).

"Binatang ini (kucing dan anjing) memiliki banyak sekali komunitas pecinta, yang siap merawat siap untuk terlibat," kata Anies di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (9/1/2019).

Menurut dia, KPKP tak efektif bila bekerja sendiri dalam penanganan hewan rabies di Ibu Kota. Sehingga, dibutuhkan kerja sama dari seluruh pihak.

"Karena itu ajak mereka untuk terlibat, tidak mungkin akan urusan seperti ini pemerintah bekerja sendirian," ujarnya.

 (Baca juga: Pemprov DKI Tunda Razia Kucing dan Anjing Liar di Jalanan Ibu Kota)

anji

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengimbau masyarakat Ibu Kota agar memelihara hewan di area perumahannya saja.

"Itu harus dibicarakan saja dengan komunitas. Jadi kalo memang yang mau merawat baik baik di rumah Kenapa tidak," pungkasnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk menunda melakukan penangkapan kucing dan anjing liar yang berkeliaran di jalanan Ibu Kota. Hal itu menanggapi perbincangan di media sosial yang memberikan beragam respon terkait adanya razia itu.

"Terkait polemik razia kucing, pagi ini saya instruksikan kepada Dinas terkait agar tunda kegiatan penangkapan; ajak bicara organisasi/komunitas pengelolaan binatang; Lakukan kegiatan pengendalian bersama dgn komunitas," kata Anies dalam keterangan tertulis, kemarin.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement