nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Oknum Satpol PP Nyambi Jadi Kurir Sabu 1 Kg

Herman Amiruddin, Jurnalis · Rabu 09 Januari 2019 18:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 09 340 2002123 3-oknum-satpol-pp-nyambi-jadi-kurir-sabu-1-kg-fZw8qNTUek.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

MAKASSAR - Satuan Reserse Narkoba Polres Parepare menetapkan Muhlis (27) warga Kabupaten Pinrang sebagai tersangka kepemilikan sabu 1 Kg yang dimasukkan melalui jalur laut masuk ke pelabuhan Pare-pare, Sulawesi Selatan

Kemudian penyelundupan sabu masuk ke Pare-pare kemudian dijemput oleh tiga orang oknum anggota Satpol PP Makassar. Ketiga oknum honorer Satpol PP tersebut masing-masing, Faisal Ramadhan (30) Dendi (28) dan Irwan (26). Ketiga oknum itu terlibat sebagai kurir yang diduga terlibat jaringan sabu 1 kg di Parepare disuruh oleh pemilik sabu.

loading...

Kapolres Parepare, AKBP Pria Budi mengatakan kronologi penangkapan pada saat itu KM. Bukit Siguntang dari Tarakan Kalimantan Utara pada 2 Januari 2019 sekitar pukul 21.00 wita berlabuh di Pelabuhan Nusantara Parepare.

"Selanjutnya anggota Polres Parepare melakukan pemeriksaan barang bawaan salah satu penumpang kapal tersebu ditemukan Narkotika Jenis Shabu seberat 1 (Satu) Kilogram," kata AKBP Pria Budi kepada Okezone, Rabu (9/1/2019).

 sabu

Tas Ransel yang berisi sabu itu dibawa oleh tersangka Muhlis berupa 1 Kg narkotika jenis sabu-sabu, 1 Buah Tas Ransel, 3 Unit Handpone, uang tunai sebesar 1 Juta rupiah Uang, 1 Buah Sarung Bantal, serta 1 Buah Timbangan.

"Malam itu juga kita langsung amankan dari hasil pemeriksaan ternyata penjemput ini tidak kenal dengan tersangka, ketiga orang tersebut diberikan uang senilai Rp500 ribu sebagai ongkos perjalanan dari Makassar menuju Parepare," ungkap Budi.

Ketiga oknum Satpol PP itu mengaku disuruh oleh seseorang yang yang mengaku saudara tersangka Muhlis yang sampai saat ini masih dalam pengejaran

"Sementara ketiga orang ini (satpol PP) masih dijadikan sebagai saksi dalam perkara tersebut," kata Budi

 sa

Menurut keterangan tersangka Muhlis, bahwa barang haram tersebut akan dibawa ke Makassar. Barang itu dibawa oleh 3 oknum Satpol PP Makassar setelah dijemput di Pare-pare. Sementara si pemilik barang Rijal hingga saat ini masih dalam pengejaran polisi.

"Ini memang agak berubah modusnya operandinya karena biasanya yang kami ungkap barang tersebut dibawa ke Kabupaten Pinrang dan Sidrap, ini kalau di analogikan sekitar sepuluh ribu orang yang berhasil kita selamatkan setelah barang ini kita gagalkan di Kota Parepare," ungkap Budi

Pasal yang dikenakan adalah pasal 114 ayat 2, pasar 112 ayat 2 dan 132 ayat 1 Undang-undang 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup atau hukuman mati.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini