nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Hanya Billy Sindoro, Eksepsi Dua Terdakwa Suap Meikarta Lainnya Juga Ditolak

CDB Yudistira, Jurnalis · Rabu 09 Januari 2019 11:51 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 09 525 2001935 tak-hanya-billy-sindoro-eksepsi-dua-terdakwa-suap-meikarta-lainnya-juga-ditolak-ilxbIfLCbX.jpg (Foto: CDB Yudistira/Okezone)

BANDUNG - Selain menolak eksepsi terdakwa suap perizinan proyek Meikarta Billy Sindoro, majelis hakim juga menolak eksepsi terdakwa Taryudi dan Henry Jasmen dalam kasus yang sama.

Putusan sela untuk Taryudi dibacakan oleh Judijanto Hadilesmana sebagai ketua majelis hakim di ruang 2 Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Rabu (9/1/2019).

"Menyatakan keberatan (eksepsi) dari terdakwa Taryudi atas dakwaan jaksa tidak dapat diterima, memerintahkan penuntut umum untuk melanjutkan perkara," ujarnya.

Ilustrasi.

Sedangkan keputusan untuk Henry Jasmen dibacakan oleh anggota majelis hakim, Lindawati. "Menyatakan keberatan (eksepsi) dari terdakwa Henry Jasmen atas dakwaan jaksa tidak dapat diterima, memerintahkan penuntut umum untuk melanjutkan perkara atas nama terdakwa Billy Sindoro," ucapnya.

(Baca juga: 3 Terdakwa Kasus Suap Meikarta Ajukan Eksepsi)

Secara keseluruhan, eksepsi yang dibacakan terdakwa melalui penasehat hukumnya sudah menggambarkan secara jelas duduk perkara yang dialami Billy Sindoro, Taryudi dan Henry Jasmen.

Majelis hakim menilai bahwa surat dakwaan sudah dengan cermat dan berurutan, serta dijelaskan tahap demi tahap sehingga memberi gambaran secara jelas kasus tersebut.

Hakim menjadikan Pasal 156 Ayat 1 KUHAP yang mengatur soal keberatan terdakwa terhadap dakwaan jaksa atas persyaratan formil terdakwa, kewenangan pengadilan untuk mengadili serta mekanisme penyusunan dakwaan sebagaimana diatur di Pasal 143 KUHAP.

(Baca juga: Eksepsi Billy Sindoro Ditolak Majelis Hakim Terkait Suap Meikarta)

Sedangkan menurut majelis hakim, eksepsi terdakwa, lebih membahas soal pokok perkara yang harusnya dibuktikan di persidangan.

Eksepsi dari tiga terdakwa sudah menyentuh pokok perkara yang pembuktiannya harus dibuktikan di persidangan. Majelis hakim tidak sependapat dengan eksepsi terdakwa karena dakwaan sudah sesuai KUHAP‎ dan dakwaan sudah dapat dijadikan pedoman untuk mengadili perkara terdakwa.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini