Pidato Politik, Ketum PSI Singgung Sejumlah Kebohongan Prabowo

CDB Yudistira, Jurnalis · Jum'at 11 Januari 2019 23:41 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 11 605 2003386 pidato-politik-ketum-psi-singgung-sejumlah-kebohongan-prabowo-MUp8sbl6xx.jpg Ketua Umum PSI, Grace Natalie (Foto : Okezone)

BANDUNG – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengkhawatirkan munculnya fenomena pertunjukkan politik penuh kepalsuan dan kebohongan, berisi narasi fitnah dan prasangka, yang disebut The Prabowo Show.

Grace mengajak masyarakat untuk tidak tinggal diam dan mengingat kembali adegan demi adegan kebohongan The Prabowo Show.

Tuduhan pertama, Prabowo menyebut selama lima tahun terakhir, kurang-lebih 50% rakyat Indonesia hidupnya tambah miskin. Faktanya, data BPS menunjukkan jumlah orang miskin pada Maret 2018 adalah 25,95 juta jiwa, atau 9,82 persen.

“Jumlah orang miskin Indonesia saat ini adalah yang terendah sepanjang sejarah Indonesia merdeka!” kata Grace di Festival 11 Bandung yang bertempat di Trans Convention Centre, pada Jumat (11/2/2019).

Tuduhan kedua yang diungkapkan Prabowo ialah pernyataan saham Pertamina sebagian sudah dijual, bahwa Garuda, PLN, dan Perusahaan Gas Negara bangkrut, bahwa BRI banyak utang.

Faktanya, nilai aset BUMN selama tiga tahun terakhir naik Rp3.000 triliun dan tercatat bahwa laba BUMN keseluruhan meningkat terus setiap tahunnya.

Grace melanjutkan, pada September 2018, calon presiden nomor 02 mengatakan, Indonesia terancam jadi negara miskin selamanya.

"Faktanya, sejak 2003 kita sudah masuk negara berpenghasilan menengah, bahkan diproyeksikan akan menjadi Negara berpenghasilan menengah atas pada 2024 nanti," jelas dia.

“Oktober 2018, Prabowo tiga kali berbohong,” imbuhnya.

Temui SBY, Prabowo Subianto Bahas Elektabilitas

Prabowo juga mengatakan 99 persen rakyat Indonesia hidup pas-pasan, bahkan sangat sulit. Faktanya 52 juta orang atau 22 persen penduduk Indonesia masuk golongan kelas menengah. Bahkan, klaim Prabowo tersebut sudah dibantah oleh Bank Dunia.

Tak hanya itu, Grace juga memaparkan kejadi skandal nasional yang sangat memalukan yaitu saat foto aktivis perempuan Ratna Sarumpaet dengan wajah penuh lebam beredar. Usai menjenguk, Prabowo menyatakan bahwa Ratna Sarumpaet dianiaya dan itu adalah bentuk intimidasi politik yang diarahkan kepada para pendukungnya.

"Setelah polisi membeberkan fakta kasus ini, akhirnya Ratna mengaku dibisiki oleh setan entah dari mana, sehingga ia berbohong, mengaku dipukuli. Faktanya, muka dia lebam karena operasi plastik!" jelas Grace.

Prabowo melontarkan tuduhan lain dengan menyebut Indeks ketimpangan ekonomi Indonesia mencapai angka 0,454. Faktanya, pada Maret 2018 Gini Ratio berada di angka 0,389.

(Baca Juga : Prabowo-Sandi Ubah Visi Misi, PSI Ibaratkan Sopir Ubah Jalur di Tengah Jalan)

Grace pun menyebut Prabowo berbohong lagi ketika mengatakan bahwa Indonesia adalah negara miskin seperti Rwanda dan Haiti di Afrika. Faktanya, PDB Haiti dan Rwanda jauh di bawah Indonesia. Ketimpangan dan pengangguran di dua negara itu juga jauh di atas Indonesia.

“Satu hal Pak Prabowo, Haiti terletak di benua Amerika. Entah kalau Pak Prabowo sudah memerintahkan tim pemenangan untuk memindahkannya ke Afrika!” tukas Grace

Prabowo juga membuat gaduh ketika melemparkan tuduhan beracun, bahwa selang cuci darah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dipakai hingga 40 kali. Grace menyatakan, ini tuduhan kosong karena lagi-lagi tak bisa dibuktikan.

(Baca Juga : Politikus PDIP Tepis Ocehan Sandiaga soal Pangan)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini