Hadiri Deklarasi Dukungan Alumni UI, Jokowi Cerita Perjalanan Politiknya

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Sabtu 12 Januari 2019 18:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 12 605 2003594 hadiri-deklarasi-dukungan-alumni-ui-jokowi-cerita-perjalanan-politiknya-bFT1IrvCSK.jpg Jokowi hadiri deklarasi dukungan Alumni UI di Senayan, Jakarta (Foto: Fakhrizal Fakhri)

JAKARTA - Calon Presiden (Capres) Joko Widodo (Jokowi) menghadiri deklarasi Alumni Universitas Indonesia (UI) untuk Jokowi-Ma'ruf Amin di Plaza Tenggara GBK, Senayan, Jakarta.

Di depan para alumni UI, Jokowi menyampaikan berbagai keberhasilan pemerintah dalam acara deklarasi alumni UI tersebut. Ia juga mengenang perjalanan politiknya saat pertama kali menjabat Wali Kota Solo dengan latar belakang sebagai pengusaha.

"Saya masuk dari dunia bisnis ke pemerintahan, apa yang saya alami? Saya banyak belajar, terkaget-kaget, pusing betul. Beda sekali dalam mengelola bisnis padahal pemerintahan lingkup kecil," kata Jokowi, Sabtu (12/1/2019).

(Baca Juga: Pengemudi Online: Terima Kasih Pak Jokowi!)

Jokowi sempat tak mau lagi mencalonkan diri pada periode kedua sebagai wali kota. Namun, tanpa kampanye dirinya bisa mendulang suara hingga lebih dari 90 persen.

Jokowi-Maruf Amin

Hingga akhirnya perjalanan politik Jokowi mengantarkannya sebagai Gubernur DKI Jakarta sebelum akhirnya terpilih menjadi presiden di Pilpres 2014.

"Saya punya pengalaman mengelola kota dan provinsi makanya wakti manajemen negara ya saya biasa-biasa saja. Itulah yang dinamakan begitu sangat penting pengalaman dalam pemerintahan," jelasnya.

(Baca Juga: Bertemu Jokowi, Agnez Mo Sampaikan Gagasan agar Anak Muda Berani Bermimpi)

Capres nomor urut 01 itu juga memaparkan alasan pemerintahannya fokus pada pembangunan infrastruktur. Kata dia, pembangunan jalan tol, pelabuhan, hingga bandara sangat diperlukan agar dapat bersaing dengan negara lainnya.

Menurutnya, Indonesia akan kalah bersiang jika kebutuhan dasar berupa infrastruktur masih menjadi persoalan. Apalagi di tengah persiangan ketat antarnegara.

"Jadi, kenapa ini dibangun, ini syarat pondasi bagi kita kalau mau bersaing dengan negara lain. Tanpa basic ini sulit bersaing dengan negara lain," ujarnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini