nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketua DPR: Konsolidasikan Semua BPBD untuk Antisipasi Bencana

Fahreza Rizky, Jurnalis · Minggu 13 Januari 2019 11:20 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 13 337 2003753 ketua-dpr-konsolidasikan-semua-bpbd-untuk-antisipasi-bencana-ElyazXJqJN.jpg Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengimbau semua kepala daerah yang wilayahnya berpotensi mengalami gangguan alam hendaknya mulai waspada dan siaga. Ia menerangkan, semua unsur di dalam Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hendaknya mulai dikonsolidasi dan antisipatif.

Terjadi rangkaian gempa bumi di sejumlah daerah sejak Jumat 11 Januari 2019 hingga Sabtu 12 Januari malam. Terjadi gempa bumi Kepulauan Banda, Bengkulu, Nusa Tenggara Timur (NTT); serta gempa beruntun di Selat Sunda pada 10 dan 11 Januari. Apalagi, seperti diumumkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG ), masih ada potensi tsunami di Selat Sunda.

(Baca juga: Kebakaran Hutan di Riau Meluas, 82 Hektare Lahan Hangus)

Selain gempa bumi, sejumlah gunung berapi mengalami erupsi. Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Gunung Agung di Bali, dan Gunung Merapi di Yogyakarta mengalami erupsi sejak akhir pekan lalu. Selain itu, angin kencang atau puting beliung juga terjadi di sejumlah tempat.

"Berdasarkan kecenderungan itu, pimpinan DPR mendorong semua pemerintahan kabupaten serta kota untuk mulai mengonsolidasi dan menyiagakan semua unsur di dalam BPBD," ujar Bamsoet –sapaan akrabnya– dalam keterangan persnya, Minggu (13/1/2019).

Rentetan gempa dan erupsi gunung itu memang belum menghadirkan persoalan serius, namun pimpinan DPR berharap semua pemerintahan kabupaten serta kota untuk mulai antisipatif. Mulai konsolidasi dan menyiagakan unsur-unsur di dalam BPBD.

(Baca juga: Gempa 5,0 Guncang Pulau Morotai Malut, Tidak Berpotensi Tsunami)

Selain itu, lanjut dia, semua BPBD perlu melakukan komunikasi yang intens dengan BMKG setempat untuk mengetahui berbagai kemungkinan.

"Pada periode rawan bencana seperti sekarang ini, efektivitas mitigasi bencana pada tingkat daerah harus segera ditingkatkan untuk meminimalisasi akibat buruk dari gangguan alam. BPBD di semua kabupaten/kota harus mampu menjadi kekuatan terdepan ketika warga butuh bantuan, baik akibat gempa bumi, banjir, maupun tanah longsor maupun erupsi gunung berapi," jelas Bamsoet.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini