JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berkomitmen memperjuangan Rancangan Undang-undang (RUU) Pemuliaan Alim Ulama, Tokoh Agama, dan Simbol Agama apabila meraih suara signifikan pada Pileg 2019.
Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan, yang dimaksud pemuliaan adalah keberpihakan negara dalam menjaga ulama, tokoh agama, dan simbol agama dari segala tindakan yang mengancam.
"Baik ancaman fisik seperti pengadangan, persekusi, pembubaran, pembakaran, penghancuran, ataupun nonfisik seperti intimidasi, penodaan, penghinaan, pelecehan, dan lain-lain, serta segala jenis kriminalisasi hukum," kata Sohibul saat jumpa pers di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Minggu (13/1/2019).
(Baca juga: Jika Menang Pileg 2019, PKS Janji Lahirkan RUU Pemuliaan Alim Ulama)
Sementara politikus PKS Abdul Hakim mengamini pernyataan Presiden PKS Sohibul Iman terkait target kemenangan pada Pemilihan Umum 2019. Ia mengungkapkan, guna mewujudkan hal tersebut, DPP PKS telah menyiapkan pelatihan bagi 30 ribu kader di seluruh provinsi dan kabupaten/kota.
"DPP telah melakukan penyiapan para calegnya di seluruh provinsi/kabupaten/kota. Sehingga sampai sekarang ini telah mengikuti pelatihan untuk persiapan memenangi pemilu. Sekitar 30 ribu yang sudah dilatih, berbasiskan program GSP (grounded special program) dengan pedampingan oleh Coach Imam Muhahirin el Fahmi," ujar Abdul Hakim.

Ia pun memastikan bahwa pihaknya segera dan terus-menerus terjun ke tengah masyarakat. Dia juga akan memastikan bahwa mereka punya kesiapan membawa aspirasi rakyat.
"Terakhir workshop akan dilakukan di Kalimantan Timur, 20 Januari. Itu penutupan workshop senasional," ujar Abdul Hakim.
(Baca juga: PKS Akan Perjuangkan Perlindungan bagi Pendakwah)
Sedangkan terkait simbol anti-penistaan agama yang memang dijanjikan PKS bila menang Pemilu 2019, tegas Abdul Hakim, harus ada yang dikoreksi dari oknum penegak hukum.
"Kita tahu ada perilaku yang harus segera dikoreksi dari oknum aparat penegak hukum, yang sering kali memperlakukan para tokoh agama dengan tidak semestinya," lanjut dia.
"Seharusnya mereka mendapat perlindungan karena berperan mendidik anak bangsa. Teman-teman di PKS merasa fenomena itu harus diperjuangkan," jelas dia.
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.