nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hantam Polisi Pakai Kunci Roda, Bandar Sabu 5 Kg Ditembak Mati

Herman Amiruddin, Jurnalis · Minggu 13 Januari 2019 18:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 13 609 2003868 hantam-polisi-pakai-kunci-roda-bandar-sabu-5-kg-ditembak-mati-tVsAE4prsi.jpg Bandar sabu ditembak mati lantaran menghantam polisi dengan kunci roda (Foto: Herman/Okezone)

MAKASSAR - Bandar sabu seberat 5 Kg tewas ditembak karena merebut senjata polisi. Faizal Radjab alias Ical (32) tewas didor saat akan merebut senjata polisi di mobil. Sementara satu lagi iparnya Dandi (29) sebagi kurir kini ditahan.

Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Estetika mengatakan kedua pelaku ditangkap saat edarkan 10 gram sabu. Berdasarkan informasi pada 2017 ada akhir 2018, dan dari hasil penyelidikan di 2019, ditemukan kedua pelaku sedang di berada di Makassar

"Jadi kita lebih intens lagi. Ini dua kali membeli sabu dari luar Pulau Sulawesi. Nah itu kita kejar. Begitu kita tahu ada di Makassar, kita kejar. Serkitar jam 8 malam tadi," kata Diari kepada Okezone Minggu (13/1/2019)

(Baca Juga: Bandar Sabu Tewas Ditembak Polisi saat Rebutan Senpi di Atas Mobil)

Saat akan dibawa untuk pengembangan terkait 5 Kg sabu miliknya. Ical menunjukkan beberapa tempat yang ada di Makassar maupun di Kabupaten Gowa.

Dalam perjalan itu, ada beberapa titik yang ditunjuk Ical. Dan saat dalam perjalanan itu pelaku Ical mengambil kunci roda di bawah jok mobil. Kemudian digunakan menghantam leher dan ke lengan polisi yang membawanya.

"Selain itu yang bersangkutan kemudian itu berusaha merebut senjata petugas pas dia mau merebut. Pada saat baku rebut terjadi letusan 4 kali di dalam mobil. Dua kena ke kaca mobil dan dua kena ke yang bersangkutan," jelas Diari

Sementara tersangka lainnya, Dandi (29), sebagai kurir kini ditahan polisi. Dandi sendiri mengikuti iparnya Ical sejak 2017. Setelah keluar dari kasus itu keduanya kembali mengedarkan sabu barang haram itu.

"Kedua pelaku ini baku ipar sama menjalani kasus yang dulu. Setelah keluar sama-sama dia (Dandi) ikut sama yang meninggal ini. Dia jadi kurir. Perannya dalam jaringan ini sebagai kurir," kata Diari.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini