Ditanya tentang kehadiran sejumlah pekerja yang melakukan aktivitas pekerjaan di kawasan itu, Taufan mengatakan mereka tidak melakukan perubahan apapun, namun hanya melakukan pemeliharaan karena ada kerusakan.
Apa komentar Laskar umat Islam Surakarta?
Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) melalui juru bicaranya, Endro Sudarsono langsung mengirimkan surat terbuka kepada Wali Kota Solo terkait polemik munculya mosaik mirip salib.
Dia mengklaim, keberadaan mosaik itu juga dipertanyakan oleh sejumlah komunitas Muslim di kota Solo, karena dianggap mirip salib.
Baca juga: Nama Ibunda Presiden Jokowi Diabadikan sebagai Gedung Ponpes di Solo
"Kami meminta kepada Pemerintah Kota Solo untuk mengevaluasi dan mengganti mosaik mirip salib dengan motif lainnya, yang sebisa mungkin tidak menimbulkan keresahan warga," kata dia.
Sikap Majelis Ulama Indonesia Solo