nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kapal Tenggelam, 1 Orang Tewas dan 12 Hilang di Sungai Kapuas

Ade Putra, Jurnalis · Minggu 20 Januari 2019 17:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 20 340 2006974 kapal-tenggelam-1-orang-tewas-dan-12-hilang-di-sungai-kapuas-kMzA6ElXe8.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

PUTUSSIBAU - Kapal motor penyeberangan Sungai Kapuas tenggelam di Desa Nanga Seberuang, Kecamatan Semitau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Sabtu 19 Januari 2019 malam.

Satu orang penumpang dinyatakan tewas dalam kecelakaan tunggal ini. Sementara 12 penumpang lainnya hilang. Dugaan sementara, kapal yang dikemudikan Gunawan tenggelam karena kelebihan muatan.

Kapolres Kapuas Hulu melalui Kasat Reskrim Iptu Siko menerangkan, ada 24 orang yang berada di kapal motor tersebut. Termasuk sembilan unit sepeda motor. Sebelum tenggelam, kapal ini berencana menyeberang dari Dermaga PT Berlian Estate menuju Dermaga PT SJRE (Apeng).

"Sebelum sampai Dermaga Apeng, berjarak sekitar 10 meter, kapal ini mengalami karam. Akibatnya, satu orang meninggal dunia, 11 orang selamat dan 12 orang dinyatakan hilang. Semua unit kendaraan pun ikut tenggelam bersama kapal tersebut," terang Siko, Minggu (20/1/2019).

(Baca Juga: Kapal Tugboat Tenggelam di Perairan Bintan Kepri, 5 ABK Selamat)

Korban selamat dalam musibah tersebut di antaranya Nimus, Ucil, Oni, Kradus, Lena, Vonsa, Kerin, Kevin, Berpin, Olan, dan Sipri. "Untuk korban atas nama Olan dan Kerin saat ini sedang dirawat di Puskesmas terdekat," kata Siko.

Sementara korban meninggal diketahui bernama Naila. Kemudian, korban hilang dan masih dalam pencarian di antaranya, Lina, Hana, Vincent Balu, Roni, Charles, Oce, Eman Tuga, Aster, Harka, Don, Stepanus dan Julio.

Dikatakan Siko, wilayah terjadinya kecelakaan air yang dimaksud adalah wilayah Semitau. Tetapi lebih dekat dan dapat dijangkau oleh Polsek Seberuang.

"Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan terhadap pengemudi kapal motor, maka Kapolsek Seberuang memerintahkan anggota untuk segera meluncur ke lokasi dan berkordinasi dengan Polsek Semitau," ujarnya.

(Baca Juga: Kapal MV Amanda Berbendera Palau Tenggelam di Perbatasan Malaysia-Indonesia)

Ilustrasi

Kepala Kantor Pencarian dan pertolongan Pontianak, Hery Marantika mengatakan, telah memberangkatkan dua tim rescue untuk mencari 12 korban hilang tersebut.

"Pagi tadi kami mendapat laporan ini, kami langsung merespons dengan memberangkatkan dua tim. Di mana, satu tim dari Pos Pencarian dan Pertolongan Sintang serta di-backup satu tim dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak," ujar Hery.

Ia melanjutkan, nantinya tim yang diberangkatkan dengan peralatan lengkap ini dapat bersinergi dengan unsur lainnya di lapangan.

"Masing-masing tim ini telah dilengkapi dengan perlatan yang diperlukan seperti peralatan selam, evakuasi, medis, komunikasi dan peralatan pendukung lainnya. Kita berharap dan berdoa bersama agar para korban segera ditemukan," ucapnya.

(Ari)

Berita Terkait

Kapal Tenggelam

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini