"Kalau yang tidak berkaitan, kita enggak taruh di-report. Yang berkaitan dengan masalah kecelakaan, ya, kita taruh di report," kata dia.
Ia menambahkan, laporan yang KNKT susun membutuhkan waktu yang cukup lama lantaran adanya sejumlah analisis. Selain itu, data CVR juga harus dianalisis berdasarkan data black box yang berisi flight data recorder (FDR).
(Baca Juga: 8 Fakta Penemuan CVR Lion Air JT-610, dari Suara 'Ping' hingga Harapan Jokowi)
KNKT juga akan melibatkan Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) Amerika Serikat dan perusahaan Boeing dalam melakukan tes dan analisis itu.
"Kan menganalisa data FDR-nya, CVR-nya, kenapa begini, bagaimana training-nya, bagaimana human factors-nya, terus kita konfirmasi ke pabriknya, Boeing. Masih banyak yang perlu kita konfirmasi," ucap Soerjanto.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.