Asyik Ngopi di Jam Kerja, Sejumlah ASN Kena Razia

Muhammad Bunga Ashab, Koran SI · Senin 21 Januari 2019 13:10 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 21 340 2007200 asyik-ngopi-di-jam-kerja-sejumlah-asn-kena-razia-cYBwHNlbd7.jpg Foto: Okezone

TANJUNGPINANG - Sebanyak lima orang aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang terjaring razia, di sejumlah kedai kopi saat nongkrong di jam kerja, Senin (21 /1/2019).

Sebelumnya, Wali Kota Tanjungpinang Syahrul telah mengingatkan ASN dan honorer tidak ada lagi yang nongkrong di jam kerja.

"Saya menjalankan perintah Pak Wali Kota untuk merazia ASN dan Honorer yang menghabiskan waktunya di kedai kopi di jam kerja," kata Wakil Wali Kota Tanjungpinang Rahma usai merazia beberapa keda kopi di Batu 8 Tanjungpinang.

Rahma mengatakan, setelah merazia sejumlah kedai kopi masih menemukan empat ASN terdiri dari dua orang dari Dinas Pendidikan dan Bagian Umum Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang.

 ASNM

Razia ini dilaksanakan guna mendisiplinkan ASN maupun honorer di lingkungan Pemko Tanjungpinang. Rahma juga menginginkan merazia para ASN yang sedang berkendara, bukan hanya yang nongkorong di kedai kopi.

"Empat ASN yang terkena razia ada di kedai kopi Jalan Nangka ada dua orang dan kedai kopi Gelora Jalan Raja Haji Fisibalillah dua orang. Sementara satu ASN lagi terjaring razia oleh Wali Kota Tanjungpinang di kedai kopi Batu 10," kata Rahma.

Dikatakannya, bagi ASN yang terjaring akan dikenakan sanksi tegas berupa kenaikan pangkatnya akan ditunda. Selain itu, pada saat upacara ASN yang kena razia akan mengenakan rompi tidak disiplin pada saat apel atau upacara bersama.

"Saya akan sampaikan sanksinya ke Pak Wali Kota agar kenaikan pangkat pegawai bersangkutan ditunda," kata Rahma.

Lanjut, kata Rahma, kegiatan razia ini akan konsisten dilaksanakan. Tujuannya, para pegawai baik ASN maupun honorer melaksanakan tanggung jawab dan fungsinya. ASN yang hendak keluar harus ada perintah yang jelas dari pimpinan masing-masing, kalau pun memenang hendak nongkrong pergunakan waktu istirahat. Rahma bersyukur tidak banyak ASN yang terkena razia tersebut.

"Saya akan konsisten setiap hari merazia para ASN, aturan ini berlaku sepanjang masa. Kalau mau istirat sudah ada jam istirahatnya, terpenting di jam kerja layani masyarakat sesuai tugas dan fungsinya," ujar dia.

Taufik, salah satu ASN yang terciduk mengaku singgah sebenter di kedai kopi untuk sarapan. Sebenernya dia bersama Roy hendak menjemput mobil pikap.

"Tadi maunya jemput mobil pikap, sarapan sebentar. Mau gimana lagi kalau sudah terjaring begini," kata Taufik.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini