nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Banjir dan Longsor di Gowa, Jumlah Pengungsi Mencapai 3.534 Orang

Herman Amiruddin, Jurnalis · Jum'at 25 Januari 2019 00:28 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 25 609 2009117 banjir-dan-longsor-di-gowa-jumlah-pengungsi-mencapai-3-534-orang-0GDmhUmvKt.jpg Para pengungsi korban banjir dan tanah longsor di Gowa. (Foto: Herman Amiruddin/Okezone)

GOWA – Jumlah pengungsi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, akibat bencana banjir dan longsor mencapai 3.534 orang. Angka tersebut sebagaimana disampaikan Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Gowa Abdullah Sirajuddin.

"Update data pengungsi total 3.534 orang," kata Abdullah kepada Okezone, Kamis 24 Januari 2019 malam.

(Baca juga: Update Korban Tewas Banjir dan Longsor di Gowa Menjadi 29 Orang)

Ia memerincikan, ada sebanyak 80 orang di lokasi pengungsian Masjid Baiatul Jihad Tompobalang, 300 orang di Kelurahan Samata, 352 orang di Masjid Mangngalli, dan 30 orang di Puskesmas Pallangga.

Selanjutnya di Kantor Camat Pallangga ada 56 orang, BTN Pallangga Mas dialihkan ke Masjid Mangalli, 94 orang di Bontoramba, 600 orang di Pasar Minasa Maupa, dan 150 orang di Gardu Induk PLN Sungguminasa.

Kemudian ada 226 orang di Pandang-pandang, 160 orang di Bukit Tamarunang, 580 orang di Kompleks RPH Tamarunang, 461 orang di Pangkabinanga, dan 6 orang di Puskesmas Kampili.

(Baca juga: BNPB Salurkan Dana Siap Pakai Rp1,15 Miliar untuk Korban Banjir Sulsel)

"Kalau data pengungsi di dataran tinggi seperti di Dusun Pattiro, Desa Patallikang, Kecamatan Manuju, sebanyak 259 orang dengan jumlah 46 kepala rumah tangga (KK)," kata Abdullah.

Selanjutnya di Desa Mangempang, Kecamatan Bungaya, sebanyak 180 orang dengan jumlah 61 KK. Data tersebut diperoleh dari posko induk di Kabupaten Gowa pada pukul 20.57 Wita kemarin.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini