nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kesaksian Penumpang Detik-Detik Sebelum Bus Terguling di Cipularang

Mulyana, Jurnalis · Senin 28 Januari 2019 13:58 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 28 525 2010343 kesaksian-penumpang-detik-detik-sebelum-bus-terguling-di-cipularang-jxRUKGKJYB.jpg Korban kecelakaan bus di Tol Cipularang menjalani perawatan di RSU MH Thamrin, Purwakarta (Foto: Mulyana)

PURWAKARTA - Kecelakaan bus PO Bima Suci di Tol Cipularang KM 70+400 arah Jakarta mengakibatkan 7 orang tewas. Sementara kronologinya masih belum dipastikan karena masih dalam penyelidikan polisi.

Selain korban tewas, sebanyak puluhan orang mengalami luka. Ditemui di ruang tindakan RSU MH Thamrin, salah seorang korban selamat, Yani Mulyani (40) warga Desa Unyur, Kecamatan Unyur, Kabupaten Serang, Banten menceritakan sebelum bus kecelakaan. Kendati, ia tak tahu persis penyebab kecelakaannya.

"Kejadiannya begitu cepat. Tahu-tahu, bus ini oleng ke kiri dan menabrak pembatas jalan hingga berakhir terguling di parit," ujar Yani di RS MH Thamrin, Senin (28/1/2019).

(Baca Juga: Korban Kecelakaan Bus di Cipularang Dievakuasi ke Sejumlah Rumah Sakit)

Sambil terengah-engah, ia menjelaskan, bersama puluhan penumpang lainnya menaiki Bus Bima Suci dari Terminal Leuwi Panjang sekira pukul 08.30 WIB. Sepanjang perjalanan, tak ada firasat apa pun.

Bahkan, dari awal berangkat bus yang ditumpanginya berjalan lancar tidak ada kendala atau pun tanda-tanda akan mengalami kecelakaan. Bus tersebut juga sempat masuk ke rest area KM 72.

Menurut Yani, di tempat istirahat itu, bus mengisi bahan bakar dan membawa penumpang lainnya. Tak lama berselang, bus keluar dari rest area.

Saat itu, laju kendaraan umum ini dirasakannya sangat wajar. Yani yang duduk persis di belakang sopir itu mengaku, jika bus tidak mengebut atau pun ugal-ugalan.

"Saat itu, hujan turun rintik-rintik. Sehingga, jalanan aspal yang hitam menjadi basah," jelas dia.

Setibanya di KM 70+400, tiba-tiba bus oleng ke kiri, lalu menabrak pembatas. Setelah itu, terguling dan jatuh ke jurang. Yani sempat menyaksikan saat bus tersebut oleng ke sebelah kiri.

"Saya berpegangan pada besi, tempat duduk. Saya dalam kondisi sadar," ujarnya.

Setelah bus berhenti terguling, Yani berusaha keluar. Dia harus merangkak karena posisi bus terbalik dengan ban di atas. Yani ditolong salah satu anggota polisi dan dibawa ke ambulans untuk menjalani perawatan di RSU MH Thamrin.

(Baca Juga: Korban Tewas Kecelakaan di Tol Cipularang Bertambah Jadi 7 Orang)

Yani merupakan salah satu korban selamat dari 25 korban luka yang dirawat di RSU MH Thamrin. Pantauan Okezone di lokasi, dari seluruh korban luka-luka ini, dua di antaranya masih balita. Dua balita tersebut, saat ini masih menjalani perawatan medis di ruang IGD di RS swasta itu.

Satu balita terlihat meringis. Tampak ada luka cukup serius di bagian kaki. Tak hanya dua balita tersebut, puluhan penumpang luka pun saat ini masih terbaring lemas di ruang IGD.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini